PESISIR SELATAN, KP — Upaya mempercepat pemulihan sosial pascabencana di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, mendapat dorongan besar dari pemerintah pusat. Komisi VIII DPR RI turun langsung ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sabtu (6/12), untuk melihat kondisi terkini masyarakat terdampak banjir dan longsor.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi VIII menyerahkan paket bantuan sosial dengan total nilai mencapai Rp116,5 miliar.
Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendarajoni menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pemulihan.
“Kami ingin memastikan penyalurannya tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Bantuan senilai fantastis itu mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Rumah Terpadu Sejahtera sebanyak 20 unit, bantuan logistik kebencanaan, Bantuan ATENSI, serta Bantuan Langsung Tunai Kesra (BLT Kesra).
Komisi VIII juga membawa dana siap pakai berupa perlengkapan pendukung, seperti 100 kasur lipat, 100 selimut, 200 paket sembako, 50 set tenda keluarga, dua perahu karet lengkap dengan mesin, dan dua unit pompa alkon berkekuatan 23 HP.
Sebagai tambahan, satu unit mobil pikap senilai Rp319,9 juta turut diserahkan kepada Pemkab Pessel. Kendaraan ini akan digunakan untuk memperlancar mobilisasi logistik dan penanganan darurat di titik rawan bencana.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan apresiasi atas perhatian besar pemerintah pusat. Ia menilai dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi daerah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur vital dan distribusi bantuan.
“Tidak boleh ada satu pun warga terdampak yang terlewat,” ujar Bupati, seraya menegaskan bahwa sinergi lintas pihak menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Pemkab Pessel memastikan seluruh bantuan yang diterima segera didistribusikan, terutama kepada warga di wilayah dengan akses terbatas, dengan pengawalan tim gabungan. (don)
