PADANG, KP – Kontingen Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dan Sekolah Islam Terpadu (SMPIT) Adzkia Padang bertolak menuju Sawahlunto untuk mengikuti Kemah Wilayah Sekolah Islam Terpadu (SIT) Sumatera Barat. Acara yang akan berlangsung selama empat hari ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan bagi para siswa.
Kegiatan kemah ini diikuti berbagai sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Sumbar dengan tujuan mempererat silaturahmi antar sekolah serta membina generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi. Adapun Adzkia mengutus 8 regu dari empat unit sekolah yang berjumlah 80 orang. Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba keterampilan, pengetahuan umum, dan keagamaan.
Ketua Yayasan Adzkia Padang Muhardanus Datuak Sampono Kayo, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi sekolah dalam acara ini.
“Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berinteraksi dengan teman-teman dari sekolah lain, serta mengasah kemampuan mereka dalam berbagai bidang,” ujarnya, Kamis (1/8).
“Tetap semangat, jaga kekompakan, berikan yang terbaik untuk mengharumkan nama lembaga kita” katanya.
Perjalanan menuju Sawahlunto dimulai dengan doa bersama di lapangan sekolah, lalu dilepas oleh ketua yayasan, para guru, orang tua, dan siswa. Suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat dari raut wajah para peserta yang siap mengikuti kegiatan kemah ini.
Kemah Wilayah SIT Sumbar diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam membangun karakter, meningkatkan keterampilan, dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan bagi para siswa. Para peserta akan kembali ke sekolah dengan pengalaman berharga dan semangat baru untuk meraih prestasi lebih tinggi. (ak/*)