SAWAHLUNTO, KP — Manajemen PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin meninjau langsung progres pemasangan paving block bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kawasan Pasar Kuliner Silo, Kota Sawahlunto, kemarin. Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal dan sesuai kebutuhan pedagang maupun pengunjung pasar.
Kegiatan tersebut dipimpin Manager PLN IP UBP Ombilin Andi Setiawan, didampingi Assistant Manager Keuangan Umum Hadi Mulyanto serta Junior Officer Administrasi Umum Lismawati. Paving block yang dipasang merupakan produk turunan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) hasil operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin.
Sebanyak 15.000 unit paving block yang semula direncanakan untuk lokasi lain dialihkan ke Pasar Kuliner Silo setelah mempertimbangkan kondisi lapangan. Kawasan ini menjadi pusat aktivitas sekitar 106 pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini kerap terdampak kondisi lingkungan becek serta genangan air saat musim hujan.
“Ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Wali Kota Sawahlunto dan beliau juga berharap program ini dapat terus dilanjutkan,” ujar Hadi Mulyanto usai peninjauan.
Sementara itu, Andi Setiawan menyampaikan PLN IP UBP Ombilin siap menambah jumlah paving block untuk menata area pasar yang masih membutuhkan perbaikan. Menurutnya, pemerintah daerah tinggal mengajukan proposal permintaan tambahan pada tahun anggaran berjalan. “Tadi wali kota sudah menyampaikan, tinggal pengajuan proposal permintaan pada tahun anggaran ini,” kata Andi.
Ia menambahkan, pemanfaatan limbah FABA tidak hanya terbatas pada paving block, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk lain seperti batako dan pupuk. Program ini dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus ekonomi masyarakat.
“Pemanfaatan FABA tidak hanya mengubah limbah menjadi produk bernilai tambah dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (landfill), tetapi juga mendukung pengembangan industri hijau, menciptakan lapangan kerja lokal, serta memperkuat UMKM,” pungkasnya. (nto)
