TANAH DATAR, KP — Kecamatan Lintau Buo Utara sukses keluar sebagai juara umum dan berhak memboyong Piala Bergilir LPTQ pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar. Kompetisi syiar Islam yang dipusatkan di lapangan sepak bola Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan tersebut resmi ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Selasa (23/6).
Berdasarkan keputusan dewan hakim, Kecamatan Lintau Buo Utara mengunci posisi puncak dengan raihan nilai 180. Peringkat kedua ditempati oleh Kecamatan Rambatan dengan nilai 155, disusul Kecamatan Lima Kaum di urutan ketiga dengan nilai 148.
Sementara posisi harapan I hingga III masing-masing diraih oleh Kecamatan Lintau Buo (124), Kecamatan Batipuh (121), dan Kecamatan X Koto (111).
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih kepada panitia pelaksana, pengurus masjid dan surau, serta warga lokal yang telah menyediakan rumah hunian sebagai tempat penginapan para kafilah selama perlombaan berlangsung.
“Saya berharap kepada panitia pelaksana agar pelaksanaan MTQ Nasional ke-44 yang akan datang untuk dapat disempurnakan lagi, sehingga pelaksanaan MTQ tersebut lebih baik dari pelaksanaan sekarang,” ujar Ahmad Fadly.
Wabup juga berpesan kepada para qari dan qariah pemenang agar tidak lekas puas dan terus mengasah kemampuan sebagai persiapan menghadapi ajang yang lebih tinggi. Lebih dari sekadar kompetisi, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Luhak Nan Tuo untuk membumikan dan mencintai Al-Qur’an dengan konsisten mengumandangkannya di rumah ibadah maupun di lingkungan keluarga.
Sesuai kesepakatan, perhelatan MTQ Nasional ke-44 Tingkat Kabupaten Tanah Datar dua tahun mendatang akan diselenggarakan di Kecamatan Sungai Tarab yang telah ditunjuk sebagai tuan rumah.
Turut hadir dalam penutupan tersebut unsur Forkopimda, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar Hendri Pani Dias, Sekda selaku Ketua LPTQ, serta tokoh masyarakat setempat. (yon)