Home » Literasi Dibutuhkan Tangkal Hal Negatif di Masyarakat

Literasi Dibutuhkan Tangkal Hal Negatif di Masyarakat

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG ARO, KP – Bupati Solok Selatan (Solsel), H. Khairunas mengimbau agar organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait mempersiapkan strategi dan menjalankan program peningkatan literasi kepada anak-anak sejak dini. Sebab, literasi sangat dibutuhkan untuk menangkal hal-hal negatif yang beredar di masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam acara Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Solsel di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kemarin.

“Saya minta agar menjalankan strategi dan program peningkatan literasi kepada anak-anak Solsel sejak dini. Bersama dengan OPD terkait terutama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” kata Khairunas.

Bupati juga mengharapkan program literasi ini menyasar langsung dan dipraktekkan oleh siswa di sekolah-sekolah.

Selain itu juga diharapkan adanya program yang dapat meningkatkan kunjungan pelajar ke Perpustakaan Daerah dan langsung mendapatkan sosialisasi dan pembinaan literasi di gedung tersebut.

Dengan adanya Bunda Literasi yang telah dikukuhkan, Khairunas juga mengharapkan bisa teratasinya persoalan-persoalan tersebut dan menjadi promotor serta motivator gerakan peningkatan literasi di Kabupaten Solsel.

Menurutnya, kurangnya literasi di kalangan masyarakat sekarang dapat dilihat dari banyaknya hoaks yang tersebar di media sosial yang memicu perpecahan antara pihak satu dengan pihak yang lain. Bahkan, kurangnya literasi juga berdampak pada terjadinya kriminalitas.

Hal ini terjadinya lantaran rendahnya pengetahuan analisis, pemecahan masalah dan berfikir kritis yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual.

Bunda Literasi yang dikukuhkan adalah Ketua TP-PKK Kabupaten Solsel sebagai Bunda Literasi Kabupaten. Juga Ketua TP-PKK Kecamatan selaku Bunda Literasi Kecamatan.

Sementara Bunda Literasi Kabupaten Solsel, Ny Erniati Khairunas berupaya mengembangkan program budaya baca dan pembudayaan perpustakaan. Salah satunya melalui pengembangan perpustakaan sebagai sarana belajar yang memiliki fungsi edukatif, informatif, rekreatif, riset dan juga penelitian.

Peran sebagai Bunda Literasi ini berfungsi sebagai pemberi pertimbangan serta pendorong peningkatan literasi di masyarakat.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Penandatangan Nota Kesepahaman antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Solsel dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar. Nota Kesepahaman ini berkaitan dengan pembudayaan kegemaran membaca di Solsel.

Selain itu juga dilaksanakan penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Bertutur yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. (kom)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?