GEDUNG Kubuang Tigo Baleh di Kota Solok dipenuhi oleh rasa haru, kebanggaan, dan semangat baru. Pasalnya, Rabu (7/8), para wakil rakyat terpilih untuk periode 2024-2029 mengucapkan sumpah/janji dihadapan tokoh-tokoh penting dan masyarakat yang hadir dengan penuh harap. Ruang sidang terasa sakral, seiring dengan lantunan sumpah/janji yang diucapkan oleh anggota DPRD yang baru dilantik.
Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Solok, Nurnisma, dan kedua Wakil Ketua DPRD, Efriyon Coneng serta Bayu Kharisma, pelantikan ini bukan hanya seremonial. Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang yang penuh tantangan dan tanggung jawab.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar beserta istri, Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra beserta istri, serta Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldi. Turut hadir pula Forkopimda Kota Solok, Sekretaris Daerah Kota Solok Syaiful A, dan para tamu undangan lainnya.
Di balik kemegahan acara pelantikan ini, ada cerita tentang kerja keras dan kerjasama yang telah lama terjalin antara DPRD dan Pemerintah Kota Solok.
Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif selama ini. Kerjasama ini, katanya, telah membawa banyak manfaat nyata bagi Kota Solok. Di tengah suasana yang hangat dan penuh rasa persaudaraan, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi, menyampaikan pesan yang tak kalah pentingnya.
Ia mengingatkan anggota DPRD Kota Solok bahwa tanggung jawab mereka adalah untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat. “Kepercayaan adalah sesuatu yang mahal. Sekali hilang, sangat sulit untuk mengembalikannya. Oleh karena itu, bekerjalah dengan sepenuh hati,” pesan Audy dengan tegas.
Dalam rapat tersebut, diumumkan nama-nama anggota DPRD Kota Solok yang terpilih berdasarkan penetapan KPU Kota Solok Nomor 90 Tahun 2024 tentang penetapan calon terpilih anggota DPRD Kota Solok periode 2024-2029. Anggota yang dilantik berasal dari dua daerah pemilihan (Dapil), yaitu Dapil I Lubuk Sikarah dan Dapil II Tanjung Harapan.
Anggota DPRD Kota Solok Periode 2024-2029
Dapil I Lubuk Sikarah
- Rio Putra (Partai Golkar)
- Fauzi Rusli (Partai Golkar)
- Yusmanita (Partai Nasdem)
- Oki Oktaviado (Partai Nasdem)
- Mira Harmadia (Partai Keadilan Sejahtera)
- Romi Indra Utama (Partai Persatuan Pembangunan)
- Rusdi Saleh (Partai Amanat Nasional)
- Ardi Alhakim (Partai Gerindra)
- Deni Nofri Pudung (Partai Demokrat)
- Rusnaldi (Partai Hanura)
- Wazadly (Partai Bulan Bintang)
Dapil II Tanjung Harapan
- Irman Yefri Adang (Partai Golkar)
- Amrinof Dias Dt Ula Gadang (Partai Nasdem)
- Ade Merta (Partai Keadilan Sejahtera)
- Bayu Kharisma (Partai Demokrat)
- Efriyon Coneng (Partai Amanat Nasional)
- Hendra Saputra (Partai Bulan Bintang)
- Rika Hanom (Partai Gerindra)
- Irwan Sari In (Partai Hanura)
- Rinaldi (Partai Persatuan Pembangunan)
Setelah pelantikan, pimpinan sementara DPRD Kota Solok ditunjuk, dengan Fauzi Rusli dari Partai Golkar sebagai Ketua dan Amrinof Dias Dt Ula Gadang dari Partai Nasdem sebagai Wakil Ketua.
Fauzi Rusli, yang terpilih sebagai Ketua sementara DPRD Kota Solok, dengan penuh semangat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Kota Solok. “Kami mengemban amanah ini dengan penuh kesadaran bahwa tugas yang menanti sangatlah berat,” ujarnya.
Ia mengingatkan pentingnya persatuan, menegaskan bahwa tantangan besar hanya dapat dihadapi dengan kerja sama dan kebersamaan.
Seiring dengan berakhirnya acara pelantikan, suasana di Gedung Kubuang Tigo Baleh masih dipenuhi dengan harapan. Para anggota DPRD yang baru saja mengucapkan sumpah/janji kini memikul beban berat di pundak mereka. Di sisi lain, mereka juga memegang kunci untuk membuka pintu-pintu baru menuju masa depan yang lebih baik bagi Kota Solok.
Bagi Fauzi Rusli dan anggota DPRD lainnya, tugas ke depan memang tidak akan mudah. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan, dari masalah ekonomi, sosial, hingga infrastruktur. Namun, dengan dukungan penuh dari masyarakat dan sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota, mereka optimis bahwa tantangan-tantangan ini bisa diatasi.
Di tengah harapan dan optimisme ini, tersimpan sebuah pesan penting bagi semua pihak, bahwa kemajuan sebuah kota tidak bisa dicapai oleh satu atau dua orang saja. Ini adalah hasil kerja keras dari semua elemen masyarakat, yang bersama-sama berjuang demi masa depan yang lebih baik. Kota Solok, dengan segala potensinya, kini terus melangkah maju menuju visi besar yang telah ditetapkan, masyarakat menaruh harapan besar kepada mereka, harapan akan masa depan yang lebih baik, yang lebih sejahtera, dan yang lebih berkeadilan. (van/adv)
