PADANG PANJANG, KP – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mendorong Museum Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah menjadi destinasi edukasi sejarah unggulan, Jumat (13/3). Cagar budaya yang berlokasi di Kelurahan Pasar Usang ini dinilai menyimpan jejak penting perjuangan pendiri Diniyyah Puteri dalam merintis pendidikan Islam bagi perempuan di Indonesia.
“Tempat ini sangat penting untuk dikunjungi agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami langsung kontribusi besar Rahmah El Yunusiyyah terhadap dunia pendidikan,” ujar Fadli Zon di sela peninjauan koleksi museum.
Ia mengagumi keberanian Rahmah yang sudah mendirikan lembaga pendidikan perempuan pada usia 23 tahun di tahun 1923 silam. Selain melihat koleksi sejarah, Fadli Zon juga menziarahi makam sang pahlawan nasional dan meninjau asrama asrama yang masih aktif hingga kini.
Kunjungan Menteri Kebudayaan ini didampingi oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El Muhammady, serta Ketua KAN Bukit Surungan Faiz Fauzan El Muhammadi Datuak Bagindo Marajo.
Wawako Allex Saputra mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap warisan sejarah di Padang Panjang. Ia berharap Museum Rahmah El Yunusiyyah semakin dikenal luas dan mampu menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh ‘Bunda Rahmah’. (ak/*)