TANAH DATAR, KP – DPD Nasdem Tanah Datar menegaskan sikapnya terkait dengan video klarifikasi yang menyinggung nama Ketua DPD Nasdem Tanah Datar dalam dugaan kasus korupsi yang melibatkan Pemkab Tanah Datar. Video tersebut diunggah oleh Yuli Syafrizal, yang dikenal dengan nama panggilan “Kacak”.
Dalam jumpa pers di sekretariat partai pada Selasa (6/2), Ketua DPD Nasdem Tanah Datar, Richi Aprian, bersama dengan pengurus lainnya menyatakan keberatan atas pernyataan yang disampaikan oleh Yuli Syafrizal.
“Kami merasa keberatan dan merasa dirugikan atas pernyataan tersebut yang mencemarkan nama baik kami,” ujar Richi Aprian.
Richi Aprian juga menegaskan bahwa pernyataan yang diungkapkan oleh Yuli Syafrizal bisa menimbulkan dugaan yang tidak benar terhadap jabatan Ketua DPD Nasdem Tanah Datar.
“Maka dari itu, kami meminta Yuli Syafrizal untuk mencabut pernyataannya dalam waktu 24 jam dan meminta maaf secara terbuka, baik melalui video maupun secara tertulis di satu media cetak nasional, 5 media online, dan 5 media cetak lokal yang semuanya telah diverifikasi administrasi dan faktual oleh Dewan Pers,” jelasnya.
Richi Aprian menambahkan bahwa jika permintaan tersebut tidak ditanggapi, pihaknya akan mengambil langkah hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di samping itu, DPD Nasdem Tanah Datar juga menyatakan keprihatinannya terhadap dugaan tindak pidana korupsi di Tanah Datar yang menyeret beberapa nama termasuk Yuli Syafrizal.
“Pemkab Tanah Datar telah melakukan upaya pencegahan korupsi dan menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik. Kami mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi ini demi terwujudnya kepastian hukum,” pungkasnya. (nas)