Padang Panjang Padamkan Lampu Satu Jam, Kampanyekan Hemat Energi

Suasana gelap menyelimuti salah satu ruas jalan di Kota Padang Panjang saat pelaksanaan aksi Earth Hour, Sabtu (25/4) malam.

PADANG PANJANG – Pemerintah Kota Padang Panjang memadamkan lampu selama satu jam dalam aksi Earth Hour sebagai upaya kampanye penghematan energi dan kepedulian terhadap lingkungan, Sabtu (25/4) malam.

Aksi yang berlangsung pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB itu digelar bersama PT PLN ULP Padang Panjang dengan mengusung tema “Satu Jam untuk Bumi, untuk Masa Depan Kita”.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan pemadaman tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap isu perubahan iklim.

“Pemadaman ini adalah simbol bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga bumi. Dengan langkah kecil seperti mematikan lampu yang tidak digunakan, kita bisa memberi kontribusi besar terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Pemadaman dilakukan di sejumlah fasilitas publik, seperti Balai Kota, kantor dinas, kantor DPRD, videotron, rumah dinas, kawasan PDIKM, serta beberapa bangunan swasta seperti kafe dan restoran. Sejumlah ruas jalan utama juga ikut dipadamkan, di antaranya kawasan Bukit Surungan, Simpang Tanjung hingga Tanah Bato, serta Jalan Sutan Syahrir Silaing Bawah.

Meski demikian, layanan vital seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik tetap beroperasi normal agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye global Earth Hour yang mendorong penghematan energi dan pengendalian emisi karbon.

Hendri berharap kebiasaan sederhana seperti menghemat listrik dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, gerakan ini tidak berhenti hanya satu jam atau satu malam saja, tetapi menjadi gaya hidup sehari-hari. Matikan lampu yang tidak digunakan, hemat energi, dan bersama-sama kita selamatkan bumi,” ujarnya. (kom)

Related posts

Lonjakan KTP Hilang di Padang, Warga Diminta Segera Urus Ulang

Dua Bocah Hanyut Belum Ditemukan, Warga Minta Larangan Berenang Dipasang

Pengurus LAKAM Padang Dilantik, Diminta Jadi Garda Pelestarian Adat