Solidaritas untuk Aceh, Padang Panjang Hibahkan Rp3 Miliar dari TKD

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis bersama sejumlah kepala daerah se-Sumatera Barat menandatangani komitmen bantuan untuk pemulihan pascabencana di Aceh pada kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Palembang, Sabtu (25/4).

PADANG PANJANG, KP — Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan solidaritas antardaerah dengan mengalokasikan hibah Rp3 miliar untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh. Bantuan tersebut berasal dari penyisihan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 yang diterima dari Pemerintah Pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Hendri Arnis dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Palembang, Sabtu (25/4), yang turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

Menurut Wako Hendri, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antardaerah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang terdampak bencana. Semoga dapat membantu proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat di Aceh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Padang Panjang menerima tambahan TKD Rp79,01 miliar dari Pemerintah Pusat. Dari jumlah tersebut, sebagian dialokasikan untuk membantu pemulihan daerah terdampak bencana di Aceh, sementara sisanya dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan dan penanganan pascabencana di daerah sendiri.

Secara keseluruhan, kontribusi kabupaten dan kota se-Sumatera Barat untuk membantu Aceh mencapai Rp27 miliar. Diantaranya, Kota Padang Panjang dan Kota Payakumbuh yang masing-masing berkontribusi Rp3 miliar. Selanjutnya, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan masing-masing menyumbang Rp2 miliar dan Kota Padang Rp5 miliar.

Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pasaman Barat memberikan bantuan Rp1,5 miliar. Sementara sejumlah daerah lain seperti Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masing-masing mengalokasikan Rp1 miliar.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, bantuan tersebut akan disalurkan langsung ke wilayah terdampak berat di Aceh dan dikawal agar tepat sasaran. Penyalurannya ditandai dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh kepala daerah se-Sumatera Barat yang disaksikan Mendagri dan Gubernur Sumbar.

Wako Hendri berharap langkah ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antardaerah tetap terjaga, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang membutuhkan dukungan bersama. (kom)

Related posts

Lonjakan KTP Hilang di Padang, Warga Diminta Segera Urus Ulang

Dua Bocah Hanyut Belum Ditemukan, Warga Minta Larangan Berenang Dipasang

Pengurus LAKAM Padang Dilantik, Diminta Jadi Garda Pelestarian Adat