Pedagang Pasar Payakumbuh Ancam Gelar Unjukrasa

Pedagang korban kebakaran Pasar Blok Barat Payakumbuh menuntut DPRD segera bentuk tim pencari fakta.

PAYAKUMBUH, KP – Ikatan Pedagang Pasar Payakumbuh (IP3) mengancam akan turun ke jalan untuk berunjukrasa jika aspirasi pedagang korban kebakaran Pasar Blok Barat tak kunjung ditindaklanjuti DPRD Kota Payakumbuh.

Ketua IP3, Esa Muhardanil, mendesak DPRD segera membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan ratusan kios, toko, dan palung. Selain itu, ia meminta Pemko Payakumbuh menjelaskan skema relokasi serta pemanfaatan dana bantuan yang dikumpulkan melalui Pos Bencana.

“Jika aspirasi kami tidak direspons, kami akan mendatangi DPRD untuk menyampaikan langsung tuntutan pedagang,” kata Esa didampingi pengurus IP3 lainnya, Sabtu (13/9).

Ia juga menyoroti lambannya penyaluran bantuan. Hingga 22 hari pasca-kebakaran, pedagang belum menerima bantuan langsung, padahal banyak di antara mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

IP3 mencatat, data sekitar 500 pedagang terdampak sudah diserahkan ke pemerintah dan Baznas Payakumbuh.

“Kami berharap penyaluran bantuan nanti tidak menimbulkan persoalan baru. Semua pedagang yang terdampak harus mendapat bagian,” ujarnya.

Di sisi lain, IP3 menyinggung sikap wakil rakyat di tingkat pusat, baik DPR RI dan DPD RI dari Dapil Sumbar 2 yang dinilai belum menunjukkan kepedulian.

“Padahal suara mereka saat pileg lalu banyak didapat dari masyarakat Payakumbuh,” tambah Esa.

Meski begitu, ia mengapresiasi langkah anggota DPR RI Andre Rosiade yang datang langsung dan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp50 juta bagi korban kebakaran Pasar Payakumbuh. (dst)

Related posts

Pos Ojek dan Lapak PKL di Khatib Sulaiman Dibongkar, Sempat Diwarnai Penolakan

Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Soroti Rp5 Miliar TKD untuk Asrama SMAN 1 Bukittinggi

DPRD Sumbar Bersama Tim Ahli Mulai Kaji RUU Daerah Istimewa Minangkabau