Home » Pemkab Pasbar Gandeng Perusahaan Tekan Kemiskinan Ektrim dan Stunting

Pemkab Pasbar Gandeng Perusahaan Tekan Kemiskinan Ektrim dan Stunting

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN BARAT, KP – Pemkab Pasaman Barat terus melakukan upaya percepatan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrim dan stunting di daerah itu. Salah satu hal yang dilakukan adalah mengandeng perusahaan untuk turut serta berpatisipasi.

Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto mengatakan, pihaknya bersama kepala OPD terkait, unsur forkopimda, dan stakeholder lainnya akan menjalin kolaborasi bersama seluruh perusahaan yang ada di Pasaman Barat.

“Beberapa waktu lalu Kita sudah bertemu dengan manajemen PT Primatama Mulia Jaya (PMJ) Kinali untuk membicarakan solusi bagi 85 anak stunting dan warga miskin ekstrim yang ada di Kecamatan Kinali,” kata Wabup Risnawanto, Rabu (8/11).

Dijelaskannya, beberapa persoalan yang tergolong kemiskinan ektrem di antaranya jamban tidak ada, air minum tidak layak, rumah tidak layak, sambungan listrik tidak ada, dapur tidak ada sehingga besar potensi melahirkan anak stunting.

“Makanya, kita mengajak perusahaan untuk aktif dan ikut berperan menangani kemiskinan ekstrem dan anak stunting tersebut, tentunya melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya.

Wabup Risnawanto juga memaparkan, berdasarkan data, kemiskinan ekstrem dan kasus anak stunting banyak berada di daerah sekitar perusahaan-perusahaan swasta.

“Jika kita selalu berpedoman kepada anggaran pemerintah daerah yang terbatas, penuntasan kemiskinan ekstrem dan stunting ini akan lamban. Namun, jika kita keroyok bersama maka akan cepat selesai. Mau tidak mau kita harus bekerja sama untuk kemanusiaan ini,” ungkapnya.

Terpisah, Plt. Kepala Bappelitbangda Pasbar Ikhwanri mengungkapkan, Bappelitbangda Pasbar selaku Sekretariat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) telah mencocokkan data anak stunting dan ibu hamil dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Dengan data yang nantinya kita sampaikan ke perusahaan, diharapkan perusahaan bekerjasama juga dengan kecamatan dan nagari agar permasalahan ini bisa dituntaskan secara bersama-sama,” ujarnya.

Sementara, Pimpinan PT Primatama Mulia Jaya (PMJ) Herman Jupri menyambut baik upaya sinergi yang dilakukan pemda. Ia berharap dengan sinergi dan kolaborasi, penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem dapat terlaksana dengan baik dan lancar. (rom)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?