Home » Pemkab Solok Adakan Gebyar Baralek Gadang Aksi Penurunan Sunting

Pemkab Solok Adakan Gebyar Baralek Gadang Aksi Penurunan Sunting

Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP – Pemkab Solok menggelar gebyar Baralek Gadang Aksi Penurunan Sunting, di Convention Hall Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Senin (13/11).

Ketua pelaksana Maryeti Marwazi yang juga Kepala Dinas DPPKBP3A Kabupaten Solok menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk mendekatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (catin) dan pengimputan data catin ke aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (elsimil).

“Pelayanan dan pendataan calon pengantin secara elektronik ini merupakan upaya pencegahan stunting sejak dini,” terangnya.

Sementara, Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto mengatakan, tahun 2045 adalah tahun Indonesia Emas. Untuk itu, harus dipersiapkan generasi yang bermutu sejak sekarang, salah satunya  terbebas dari stunting.

“Stunting dimulai dari pencegahan dini, maka kita akan mulai dari calon pengantin. Melalui pemeriksaan kesehatan dan pendataan elsimil, kita dapat mengetahui kesehatan calon pengantin. Jika pengantin sudah sehat, maka kita perkirakan anak juga terlahir dalam keadaan sehat,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi Pemkab Solok yang berhasil menurunkan stunting secara signifikan dan berharap ke depan semakin giat lagi dalam menurunkan stunting.

Di tempat yang sama, Bupati Solok Epyardi Asda menyebut, penyebab utama stunting adalah faktor ekonomi. Oleh karena itu, pencegahan stunting di Kabupaten Solok dilakukan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

“JIka masyarakat sejahtera, kemungkinan terjadi stunting makin kecil karena anak-anak akan mendapat gizi yang cukup,” kata Epyardi Asda.

Menurutnya, ke depan Pemkab Solok akan menyediakan susu murni bagi seluruh posyandu untuk diberikan kepada anak-anak di wilayah binaannya.

Bupati juga mengajak seluruh kader posyandu, puskesmas, dan insnan kesehatan di Kabupaten Solok untuk tetap semangat dan bergerak bersama dalam menurutnkan stunting di Kabupaten Solok menuju angka 14 persen pada 2024.

Tampak hadir pada acara tersebut Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Edi Setiawan, Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati, Ketua TPPK Kabupaten Solok Emiko Epyardi Asda, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, unsur forkopimda, camat dan wali nagari, serta tamu udangan lainnya. (wan)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?