PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang berencana merevitalisasi Klenteng See Hien Kiong, bangunan cagar budaya bersejarah yang berdiri sejak 1841 di Jalan Klenteng, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat. Revitalisasi ini diharapkan mampu menyelamatkan warisan sejarah sekaligus menghidupkan kembali kawasan Kota Tua Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan rencana tersebut saat mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon meninjau langsung kondisi klenteng yang mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi 30 September 2009.
“Revitalisasi ini tidak hanya menyelamatkan bangunan cagar budaya, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan Kota Tua. Kami berharap dukungan Kementerian Kebudayaan, karena ini sejalan dengan Program Unggulan Jelajah Padang yang terintegrasi dengan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pesisir pantai,” ujar Fadly Amran, Jumat (23/1).
Klenteng See Hien Kiong merupakan pusat ibadah masyarakat etnis Tionghoa di Kota Padang. Pasca gempa 2009, bangunan tersebut tidak lagi berfungsi optimal dan membutuhkan penanganan serius agar tidak semakin rusak.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan bahwa Klenteng See Hien Kiong memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi bagian penting dari perjalanan Kota Padang.
“Bangunan ini sangat bersejarah. Klenteng See Hien Kiong sudah berdiri lama, bahkan sebelum kawasan di sekitarnya berkembang seperti sekarang. Ini bukti nyata akulturasi budaya dan layak mendapatkan perhatian serius dalam pelestarian budaya nasional,” kata Fadli Zon.
Ia menambahkan, dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, revitalisasi klenteng diharapkan dapat mengembalikan fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota multikultural. (red)
