PADANG PANJANG, KP — Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027 di Hall Lantai III Balai Kota, Rabu (4/3). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya menyusun arah pembangunan kota yang lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra, Wakil Ketua DPRD Nur Afni Fitri, Kapolres Wisnu Hadi, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam arahannya, Wako Hendri Arnis menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi serta menyinkronkan program pembangunan antar-OPD. Memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, ia menekankan bahwa seluruh perencanaan harus disusun lebih matang dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat. Forum ini pun menjadi wadah krusial untuk memetakan prioritas pembangunan kota agar dapat berjalan beriringan dengan visi misi pemerintah daerah.
Sejumlah skala prioritas turut menjadi bahasan utama dalam forum tersebut, di antaranya rencana penyediaan lahan parkir di Pasar Pusat, pembangunan Sekolah Rakyat, serta penyediaan lahan untuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Tidak hanya itu, usulan bantuan sebesar Rp150 juta per RT menjadi poin perhatian yang harus dikaji secara komprehensif agar pengalokasian anggarannya benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga.
Terkait tantangan ke depan, Wako Hendri Arnis menyoroti beberapa poin krusial, mulai dari kebijakan efisiensi anggaran dan penurunan dana transfer daerah hingga persoalan darurat sampah di Sungai Andok. Ia menegaskan bahwa perencanaan berbasis data menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan efektif di tengah berbagai keterbatasan. Untuk mendukung pengambilan kebijakan yang terukur dan berkelanjutan, forum juga menghadirkan paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Sensus Ekonomi 2026.
Mengakhiri arahannya, Wako Hendri Arnis mengajak seluruh pihak untuk aktif memberikan masukan agar tidak ada program strategis yang tertinggal dalam RKPD, karena perencanaan yang baik akan menentukan arah pembangunan Padang Panjang ke depan. (ak/*)