Pemko Pariaman Dukung Reaktivasi Jalur KA Sungai Limau 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Afwandi.

PARIAMAN, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menyatakan dukungannya terhadap wacana Balai Teknik Perkeretaapian Sumbar untuk mengaktifkan kembali jalur rel kereta api (KA) dari Stasiun Naras ke Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Afwandi menyatakan, pihaknya siap memberikan bantuan dalam proses pembangunan, khususnya di wilayah Pariaman.

“Kami menyambut positif wacana ini dan siap membantu jika ada kendala, khususnya dalam pembangunan di Pariaman,” ujar Afwandi di Pariaman, Rabu (2/10).

Ia menjelaskan, pembangunan jalur rel kereta api di wilayah Pariaman hanya menyisakan sekitar 600 meter lagi, mengingat Stasiun Naras berada dekat dengan perbatasan Padang Pariaman. Menurutnya, jalur rel yang akan digunakan telah ada sebelumnya dan warga setempat sudah mengetahui tentang rencana kelanjutan proyek ini.

Meskipun mendukung reaktivasi jalur kereta api, Afwandi meminta agar Balai Teknik Perkeretaapian Sumbar membangun palang pintu di setiap perlintasan sebidang untuk mengurangi risiko kecelakaan. Permintaan ini disampaikan dalam rapat bersama Balai Teknik Perkeretaapian Sumbar dan sejumlah kepala dinas perhubungan terkait pada 24 September 2024 lalu. Ia menekankan bahwa langkah ini penting, mengingat sering terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang di Pariaman.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas rencana pembangunan jalur kereta api hingga Pasaman Barat, yang tidak hanya untuk transportasi penumpang tetapi juga pengangkutan barang. Afwandi menyebut, kesempatan untuk melanjutkan pembangunan jalur kereta api hingga Pasaman Barat terbuka lebar karena Dirjen Perkeretaapian dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian saat ini berasal dari Sumbar.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian mengumumkan dukungannya terhadap reaktivasi jalur kereta api Naras ke Sungai Limau. Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Zulmafendi, menyatakan bahwa rencana reaktivasi ini telah masuk dalam agenda strategis dan penertiban lahan akan dilakukan tahun depan.

“Reaktivasi jalur kereta api ini sudah melalui kajian mendalam oleh para pemangku kepentingan,” ungkap Zulmafendi. (ant)

Related posts

DPRD Sumbar Desak Gubernur Bentuk Satgas Pengawas SPBU

Padang Terapkan E-Audit Perkuat Pengawasan Internal

Pemko Padang Dukung Rekonstruksi Total GOR Agus Salim