PARIAMAN, KP — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman meluncurkan inovasi terbaru dalam mensyiarkan agama melalui Program Unggulan RISALAH (Beriman Sholeh dan Berakhlak). Sebagai bagian dari program tersebut, Pemko akan menyelenggarakan Festival Takbiran Keliling 1447 H/2026 M yang dijadwalkan berlangsung pada malam terakhir Ramadan menjelang Idulfitri.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad menjelaskan, festival ini akan diikuti oleh utusan dari setiap kecamatan atau KUA, dengan minimal mengirimkan dua tim per kecamatan. Setiap tim beranggotakan 5 hingga 7 orang remaja atau dewasa yang akan dinilai langsung oleh tim juri.
“Peserta harus menggunakan kendaraan pikap yang dilengkapi sound system memadai, mengenakan pakaian muslim yang rapi, serta menggunakan alat kesenian tradisional,” ujar Yota Balad, Rabu (11/3).
Ia menekankan, orisinalitas suara takbir menjadi poin penting dalam penilaian. Peserta dilarang menggunakan suara rekaman dan wajib mengumandangkan takbir secara langsung dengan nilai seni yang maksimal sepanjang rute. Bagi para pemenang, pemko menyiapkan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan (Tabanas) untuk Juara I, II, dan III, serta Harapan I, II, dan III.
Wako mengajak pemeritnahan desa dan kelurahan yang ingin berpartisipasi untuk segera mendaftarkan tim mereka di kantor Camat atau KUA wilayah masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat religiusitas masyarakat semakin meningkat seiring dengan kemeriahan menyambut hari kemenangan,” ulasnya.
Masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan festival dapat berkumpul di sepanjang rute yang telah ditetapkan panitia. Perjalanan akan dimulai (start) dari halaman Balai Kota Pariaman, melewati Simpang Tabuik, Simpang Apar, Naras, hingga Kantor Camat Pariaman Utara. Selanjutnya, iring-iringan akan menempuh jalur Bypass, Simpang Jati, Simpang Lapai, Balai Kurai Taji, Marunggi, Sunua, Simpang Kampuang Kaliang, Kp Baru, Simpang DLAJ, dan kembali finish di Balai Kota. (ak/*)
