PADANG, KP – Wali Kota Padang Fadly Amran menjamu rombongan organisasi kepemudaan Malaysia, Majlis Belia Felda Raja Alias (MBFRA), di Rumah Makan Sederhana, Rabu (24/9). Pertemuan berlangsung hangat dengan nuansa santai namun tetap serius.
Dalam sambutannya, Fadly mengucapkan selamat datang dan berharap kunjungan tersebut mempererat hubungan pemuda serumpun Indonesia-Malaysia. Ia menekankan komitmen Pemko Padang mengembangkan kota sehat dan kota pintar yang bersih, nyaman, serta beridentitas budaya dan gastronomi.
“Semoga Padang tidak hanya dikenal lewat masakannya, tapi juga sebagai kota budaya yang bersih dan ramah,” kata Fadly.
Fadly juga berbagi pengalaman saat memimpin KNPI Kota Padang dan KNPI Sumbar sebelum menjabat Wali Kota Padang Panjang pada 2018. Saat itu, ia termasuk sembilan kepala daerah termuda di Sumbar. “Sumbar pernah mencatat proporsi kepala daerah muda tertinggi di Indonesia. Sebagai perbandingan, di Jawa Timur hanya ada tujuh kepala daerah berusia di bawah 40 tahun,” jelasnya.
Ia optimistis Indonesia dan Malaysia akan terus diperhitungkan dari sisi kepemudaan, ekonomi, hingga kepemimpinan.
Pengerusi MBFRA Tauw Fek Bin Maslam menyebut organisasinya memiliki peran serupa dengan KNPI di Indonesia, yakni wadah pembinaan kepemudaan. Ia mengaku bangga bisa berdialog langsung dengan Wali Kota Padang yang berangkat dari organisasi pemuda. “Kunjungan ini memberi motivasi besar bagi kami,” ujar Tauw Fek.
Rombongan MBFRA berada di Padang sejak 22 hingga 25 September dengan 30 peserta. Mereka mengunjungi destinasi wisata, adat dan budaya, pondok pesantren, hingga PT Semen Padang. “Semangat dan pengalaman ini akan kami bawa pulang ke Malaysia,” pungkasnya. (*/nda)
