PADANG, KP – Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Kebijakan Upah Minimum 2025 bersama Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, secara virtual, Senin (9/12).
Presiden Prabowo mengingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk mempersiapkan daerahnya agar memiliki desa lumbung pangan. “Setiap daerah harus mampu mengendalikan impor pangan, jangan bergantung pada daerah lain,” tegasnya.
Presiden juga menyoroti data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan inflasi year on year (yoy) pada November 2024 sebesar 1,55 persen. Angka ini masih berada dalam jangkauan target pemerintah pusat.
“Setiap daerah harus terus memperbarui data dan laporan perkembangan inflasi yang dibahas dalam rakor mingguan. Ini akan menjadi acuan dalam mengidentifikasi dan menangani masalah inflasi,” tambah Prabowo, yang didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Usai mengikuti rakor, Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Padang siap melaksanakan langkah-langkah strategis untuk mengendalikan inflasi.
“Dengan adanya rakor ini, kami akan menyelaraskan kebijakan lokal dengan arahan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi, termasuk dalam penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) nantinya,” tutup Andree.
Pemko Padang Gelar High Level Meeting TPID
Sementara itu dihari yang sama, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang menyiapkan langkah konkret dalam mengantisipasi inflasi jelang masa Natal dan tahun baru (Nataru) 2024/2025.
Langkah-langkah konkret yamg disiapkan menjadi poin pembahasan dalam High Level Meeting (HLM) TPID Kota Padang bersama stakeholder terkait, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota, Senin (9/12).
Pj Wali Kota Andree Algamar mengingatkan perlunya perhatian terhadap kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). “TPID Kota Padang harus memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok, serta distribusi barang yang lancar,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada November 2024, inflasi Kota Padang tercatat 0,87 persen. Andree menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang masa Nataru. “Pertemuan ini diharapkan menghasilkan upaya bersama dalam menekan harga bahan pokok dan memastikan kelancaran distribusi barang,” tambahnya.
Hadir dalam rapat ini, antara lain unsur Forkopimda Kota Padang, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar, Kepala BPS Kota Padang, Ketua Kadin Padang, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk PT Pertamina Patra Niaga yang siap mendukung upaya pengendalian inflasi.
Rizal dari Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga pasokan BBM di Kota Padang, baik subsidi maupun non-subsidi, agar tidak terjadi kelangkaan dan antrian panjang. (red)