Home » Perdana, Tanah Datar Gelar Jambore Pertanian

Perdana, Tanah Datar Gelar Jambore Pertanian

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP – Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Pertanian menggelar Jambore Pertanian selama dua hari, Rabu (21/8) dan Kamis (22/8), di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar. Acara yang bertujuan meningkatkan pembangunan di bidang pertanian itu dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra.

Jambore tersebut menampilkan berbagai kegiatan, termasuk temu wicara, temu usaha agribisnis, mimbar sarasehan, pameran, lomba asah terampil, lomba penyuluh, lomba tabulampot, dan hiburan. Sebanyak 14 stand pameran turut meramaikan acara dengan memamerkan berbagai produk unggulan pertanian, seperti cabai, bawang, tomat, durian, dan makanan olahan.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra mengatakan bahwa Jambore Pertanian ini adalah yang pertama kali diadakan di Tanah Datar, bahkan di Sumbar. Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Tanah Datar, seperti erupsi Gunung Marapi dan banjir bandang yang merusak lahan pertanian.

Namun, Bupati Eka Putra menegaskan, semangat para petani tetap tinggi dan produksi pertanian tidak mengalami penurunan.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani menjelaskan, sektor pertanian adalah sektor strategis dengan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tanah Datar sebesar 27,61 persen.

Menurutnya, dari 10 program unggulan daerah, 4 di antaranya telah dilaksanakan di sektor pertanian, termasuk layanan bajak gratis, asuransi usaha tani, peningkatan kuota pupuk bersubsidi, dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Dijelaskannya, layanan bajak sawah gratis yang dilaksanakan tahun 2022 dan 2023 berhasil melampaui target yang sudah ditetapkan dan tahun 2024 ini telah mencapai 62,14 persen dengan target pencapaian 100 persen pada bulan Oktober.

Program Asuransi Usaha Tani dan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau juga telah mencapai target 100 persen sejak dilaksanakan tahun 2022 hingga 2024.

Sementara itu, rehabilitasi dan pembangunan irigasi tingkat usaha tani juga terealisasi sesuai target pada tahun 2022 dan 2023, dan untuk tahun 2024 saat ini sedang dalam proses pengerjaan. (nas)

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?