Peringatan Dini, Banjir dan Longsor Berpotensi Landa Limapuluh Kota

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol.

LIMAPULUH KOTA, KP – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol mengungkapkan, bencana banjir dan longsor berpotensi melanda Kabupaten Limapuluh Kota. Peringatan ini berdasarkan data prakiraan dari BMKG, Kementerian PUPR, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Badan Geologi Kementerian ESDM.

Menurut Rahmadinol, data prakiraan banjir dan gerakan tanah yang diterbitkan pada 28 Februari 2025 menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Limapuluh Kota perlu diwaspadai.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan langkah antisipasi,” katanya, Kamis (6/3).

BPBD Kabupaten Limapuluh Kota telah menyiapkan langkah konkret, termasuk pendampingan kepada masyarakat dan koordinasi dengan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian material jika bencana terjadi.

“Kami minta masyarakat memantau informasi cuaca terkini dan menghindari aktivitas di daerah yang rentan longsor atau banjir. BPBD siap siaga 24 jam untuk merespons situasi darurat,” kata Rahmadinol.

Sementara, Bupati Limapuluh Kota, Safni, dan Wakil Bupati, Ahlul Badrito Resha, melalui BPBD, mengimbau warga di kawasan rawan bencana seperti Kecamatan Harau, Pangkalan Koto Baru, dan Kapur IX untuk waspada. (dst)

Related posts

Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Membuahkan Hasil

Jangan Tertipu! Ini Ciri Hewan Kurban Tidak Sehat yang Harus Diwaspadai

Ratusan JCH Padang Diberangkatkan, Pesan Wali Kota Jadi Perhatian