Perkuat Kesiapsiagaan, Padang Panjang Terima Hibah Armada Damkar dari DKI Jakarta

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menerima secara simbolis kunci armada damkar kapasitas 4.000 liter dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Monas, Senin (29/12).

PADANG PANJANG, KP — Pemerintah Kota Padang Panjang resmi menerima hibah satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 4.000 liter dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai hasil koordinasi intensif antar-pemerintah daerah.

Armada tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, dalam sebuah seremonial di Pelataran Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (29/12).

Keberhasilan ini menempatkan Padang Panjang sebagai satu dari 14 kabupaten/kota di Indonesia yang terpilih menerima bantuan alat pemadam kebakaran dari ibu kota. Penyerahan hibah merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan langsung oleh Wali Kota kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Balai Kota pada Mei 2025 lalu demi memperkuat sistem penyelamatan di daerah.

“Alhamdulillah, komunikasi yang baik dengan Pemprov DKI Jakarta membuahkan hasil nyata. Penguatan sarana damkar ini adalah kebutuhan mendesak bagi daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kualitas pelayanan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Hendri Arnis usai menerima kunci armada secara simbolis.

Kepala Satpol PP dan Damkar Padang Panjang, Benny, menyatakan bahwa tambahan armada ini akan sangat mendongkrak profesionalisme personel dalam menangani keadaan darurat.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025, Pemko Padang Panjang memang fokus membenahi sarana penunjang pemadam kebakaran, termasuk pengadaan satu unit armada kapasitas 3.500 liter pada November serta penerimaan 10 stel jaket tahan api dari Kemendagri pada September lalu.

Dengan masuknya armada berkapasitas besar dari DKI Jakarta ini, kekuatan operasional pemadam kebakaran di Kota Serambi Mekkah kini semakin solid.

Penko Padang Panjang berharap penambahan fasilitas ini dapat mempersingkat waktu respons (response time) petugas saat terjadi musibah kebakaran, sehingga potensi kerugian materiil maupun korban jiwa dapat diminimalisir secara maksimal. (mas)

Related posts

Padang Terapkan E-Audit Perkuat Pengawasan Internal

Pemko Padang Dukung Rekonstruksi Total GOR Agus Salim

Pemkab Pessel Siapkan Kecamatan Sutera Jadi Pusat Sapi Pesisir