PARIAMAN, KP — Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Keterampilan Barista yang digelar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Saiyo resmi berakhir Kamis (14/11). Penutupan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Kanderi, di Aula Bina Saiyo, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.
Kanderi menyampaikan keyakinannya bahwa sebanyak 20 peserta pelatihan siap terjun ke dunia wirausaha sebagai barista profesional.
“Peserta patut bersyukur mendapatkan ilmu dan keterampilan selama 150 jam pelajaran. Selain itu, peserta juga dibekali dengan alat perlengkapan barista. Manfaatkan dan kembangkan ilmu ini agar bisa membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Kanderi.
Ia menegaskan bahwa solusi persoalan tenaga kerja tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Program seperti PKW ini menjadi salah satu langkah bersama untuk mengurangi pengangguran di Kota Pariaman.
Sementara, Ketua PKBM Bina Saiyo, Irja mengungkapkan, pelatihan berlangsung selama 150 jam atau sekitar 2,5 bulan. Kegiatan ini melibatkan 20 peserta dari seluruh Kota Pariaman, yang dibimbing langsung oleh narasumber ahli di bidang barista.
“Program ini bertujuan mencetak lulusan yang berdaya saing dan mampu mendirikan usaha mandiri, khususnya di bidang keterampilan barista,” jelas Irja.
Peserta juga menerima peralatan barista sebagai bekal untuk memulai usaha. Irja berharap para peserta tidak hanya mencari pekerjaan tetapi mampu menciptakan lapangan kerja di lingkungan masing-masing.
“Semoga keterampilan ini dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kemandirian dan ekonomi masyarakat di desa masing-masing,” katanya. (wrm)