Polres Pessel Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Kasat Bimas Polres Pessel Iptu Zairul Chaniago saat menjadi narasumber program live streaming Radio Langkisau FM di Gedung PCC Painan, Senin (15/9).

PESISIR SELATAN, KP – Kasat Bimas Polres Pesisir Selatan, Iptu Zairul Chaniago mengingatkan bahwa menjaga keamanan tidak bisa hanya bergantung pada aparat. Masyarakat diminta aktif berperan agar lingkungan tetap kondusif.

Pesan itu ia sampaikan dalam program live streaming Radio Langkisau FM 92.20 bertema ‘Menjaga Keamanan Nasional Demi Mewujudkan Kondusifitas Nasional’, Senin (15/9). Acara yang disiarkan dari Studio Radio Langkisau FM di Gedung PCC Painan itu berlangsung interaktif dan diikuti pendengar dari berbagai wilayah.

“Menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Iptu Zairul.

Menurutnya, keterlibatan warga sangat menentukan efektivitas kerja kepolisian.

Kanit Binkamsa Aiptu Rikjy Mustika menambahkan, pencegahan gangguan kamtibmas bisa dilakukan melalui pendekatan humanis dan pembinaan masyarakat. Ia mendorong pengaktifan kembali poskamling dan ronda malam sebagai bentuk keamanan swakarsa.

Sementara, perwakilan Bimas, Nikan Permatasari, menekankan peran generasi muda. Menurutnya, anak muda harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya aktif di media sosial. Ia juga mengingatkan bahaya hoaks yang bisa memicu keresahan.

“Verifikasi dulu sebelum membagikan informasi,” katanya.

Tokoh masyarakat, Simon Tanjung menilai, dialog publik seperti ini penting. Ia mendorong agar budaya lokal dan nilai adat dijadikan landasan menjaga ketertiban, termasuk melalui Peraturan Nagari terkait keamanan lingkungan.

Selama siaran, pendengar menyampaikan pertanyaan dan keluhan mulai dari kenakalan remaja, narkoba, hingga balap liar. Menanggapi hal itu, Iptu Zairul menyebut Polres Pessel telah melakukan penyuluhan ke sekolah, patroli rutin, dan sosialisasi langsung ke masyarakat. Ia juga mengimbau warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Di penghujung acara, seluruh narasumber sepakat bahwa keamanan nasional bermula dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitas. Kolaborasi antara Polri, tokoh masyarakat, dan warga disebut kunci menciptakan situasi aman dan damai di Pesisir Selatan. (don)

Related posts

Pos Ojek dan Lapak PKL di Khatib Sulaiman Dibongkar, Sempat Diwarnai Penolakan

Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Soroti Rp5 Miliar TKD untuk Asrama SMAN 1 Bukittinggi

DPRD Sumbar Bersama Tim Ahli Mulai Kaji RUU Daerah Istimewa Minangkabau