TANAH DATAR, KP — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung kawasan Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (18/12). Lokasi tersebut menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang merusak badan jalan dan alur sungai.
Presiden datang bersama anggota DPR RI Andre Rosiade, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumatut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Sunaryanto.
Rombongan juga diikuti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, dan Bupati Tanah Datar Eka Putra. Di lokasi, Presiden meninjau proses rehabilitasi dan rekonstruksi sungai serta badan jalan yang rusak akibat bencana.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk membantu penanganan dampak bencana di Sumatera Barat, khususnya di Tanah Datar.
“Tadi Pak Prabowo menyampaikan akan membantu Sumatera Barat dalam penanganan bencana ini. Untuk jalan akan terus dikebut agar akses utama dan urat nadi perekonomian kembali normal. Saat ini sudah diberlakukan sistem buka tutup, dan Wakil Menteri PU menyampaikan akses penuh ditargetkan pada Juli,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah memaparkan secara rinci kepada Presiden mengenai kerusakan infrastruktur akibat bencana.
“Kami menyampaikan titik jalan, jembatan, irigasi yang rusak, serta kondisi masyarakat terdampak yang masih berada di pengungsian. Alhamdulillah, Presiden merespons dengan baik,” ungkapnya.
Eka Putra juga menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah pusat senilai Rp4 miliar yang telah diterima Kabupaten Tanah Datar.
“Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk masyarakat terdampak, terutama pemenuhan kebutuhan hunian sementara. Pembangunan huntara dibantu TNI dan ditargetkan selesai dalam 10 hari ke depan, tersebar di Kecamatan X Koto, Batipuh, dan Batipuh Selatan,” katanya.
Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, OPD, dan seluruh pihak terkait yang terlibat dalam normalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menangani bencana ini. Kami juga mengimbau pengendara yang melintasi Jalan Lembah Anai agar mengikuti jadwal melintas dan tetap berhati-hati,” pungkasnya. (yon)