Produksi Jauh dari Cukup, Pasaman Bakal Tambah Pabrik Pakan Ikan

Kunjungan Gubernur Sumbar Mahyeldi, ke Pabrik Ikan Mandiri di Beringin, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman.

PASAMAN, KP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat berencana menambah satu unit pabrik pakan ikan di Kabupaten Pasaman untuk mendukung sektor perikanan air tawar, yang selama ini menjadi salah satu unggulan daerah. Rencana tersebut disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dalam kunjungan ke Pasaman, Selasa (8/7).

Saat ini, Pasaman sudah memiliki satu unit pabrik pakan ikan yang dibangun melalui APBN tahun 2022 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan kapasitas produksi 1 ton per jam. Namun, menurut Bupati Pasaman Welly Suhery, kapasitas itu baru mencukupi sekitar 10 persen dari kebutuhan pakan ikan di daerah tersebut.

“Dengan berdirinya pabrik pakan ini, kita sudah punya solusi lokal, tapi baru sedikit. Pasaman adalah sentra ikan air tawar terbesar di Sumatera Barat. Jadi kebutuhan pakannya sangat besar. Penambahan pabrik sangat kami harapkan,” ujar Welly.

Ia menyebut, keberadaan pabrik ini sangat membantu petani ikan menekan biaya produksi sekaligus mendapat akses pakan berkualitas dan terjangkau.

Gubernur Mahyeldi menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor ini, sekaligus mengungkap rencana penambahan pabrik baru.

“Kami optimis produksi ikan air tawar di Pasaman akan terus meningkat. Karena itu, pasokan pakan harus dipastikan cukup. Kami akan upayakan penambahan satu unit pabrik pakan agar kebutuhan lokal bisa tercukupi,” katanya.

Gubernur juga meminta dukungan dari seluruh pihak untuk merealisasikan rencana ini secepatnya. Ia berharap petani ikan bisa memproduksi sendiri pakan yang berkualitas, sehingga daya saing dan produksi bisa terus meningkat.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi juga bersilaturahmi dengan para pembudidaya dan penyuluh perikanan di Kampung Perikanan Budidaya Saiyo Saolo, Kecamatan Rao Selatan. Salah satu aspirasi yang muncul adalah perbaikan irigasi Batang Sumpur, yang langsung ditanggapi Mahyeldi dengan menelpon Kepala Dinas PSDA Sumbar di tempat.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman, M. Dwi Richie, menyambut baik dukungan Pemprov Sumbar terhadap pengembangan sektor perikanan air tawar di Pasaman.

“Ini sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati untuk menjadikan pertanian dan perikanan sebagai sektor andalan pembangunan,” pungkasnya. (nst)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang