Home » Proyek Gedung Hemodialisa RSUD Tanah Badantuang Sijunjung Terancam Ambruk

Proyek Gedung Hemodialisa RSUD Tanah Badantuang Sijunjung Terancam Ambruk

Redaksi
A+A-
Reset

SIJUNJUNG, KP – Proyek penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan beserta pengadaan sarana dan prasarana pembangunan gedung hemodialisa (terapi cuci darah) tahun anggaran 2023 senilai Rp2,5 miliar lebih di RSUD Tanah Badantuang, Kabupaten Sijunjuang, kini jadi sorotan publik.

Berdasarkan pantauan KORAN PADANG, mutu pelaksanaan proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut terlihat asal jadi. Pasalnya, struktur tulangan besi tiang penyangga (kolom) yang merupakan bagian dari struktur konstruksi bangunan gedung guna menahan beban aksial (tekan vertikal) terlihat tidak memakai besi begel untuk menahan beban geser pada struktur tulangan besi beton. Hal ini diduga akibat lemahnya fungsi pengawasan.

Kemudian, tiang maupun kolom tersebut juga terlihat berwarna kuning kemerah-merahan dan kolom berwarna hitam berpori-pori yang disinyalir akibat buruknya mutu material.

Selain itu, berbagai komponen lain yang terhubung dengan struktur dikhawatirkan akan mengalami keruntuhan akibat beban aksial. Jika hal tersebut dibiarkan begitu saja, proyek gedung tersebut dikhawatirkan mengalami kerusakan atau bisa saja mengalami kegagalan struktur.

Diketahui, fungsi tiang sebagai penyeimbang beban bangunan yang berfungsi guna meratakan mulai dari bagian atas hingga turun pada bagian pondasi bangunan. Jika terjadi pergeseran akibat tidak adanya tulangan besi begel struktur akan mengalami pergeseran, bangunan tersebut akan berisiko runtuh.

Demi keberimbangan guna memberikan hak (uji materi) kepada pejabat terkait dalam pemberitaan, KORAN PADANG melakukan konfirmasi dari pejabat kabid penunjang Jalinus, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Melalui pesan WhatsApp, Senin (4/12) ia menjelaskan, mutu beton kolom dalam proyek itu mengggunakan beton K 225.

“Masa akhir pelaksanaan jatuh pada 3 Desember 2023 dan pekerjaan tidak selesai 100 persen. Jadi, saat ini penyedia jasa konstruksi bekerja dalam masa denda,” ujarnya. (shb)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?