PADANG PANJANG, KP – Semangat mendekatkan diri kepada Al-Qur’an ditunjukkan oleh puluhan jemaah lanjut usia dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Lansia V yang digelar di Masjid Nurul Amri, Kelurahan Balai Balai, Rabu malam (4/3).
Kegiatan rutin tahunan ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan terhadap Kalamullah tidak mengenal batas usia.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang Panjang, I Putu Venda, saat membuka acara memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi pengurus masjid dalam menyelenggarakan ruang syiar yang inklusif. Menurutnya, meskipun para peserta memiliki keterbatasan fisik seperti penglihatan yang mulai berkurang dan suara yang tak lagi kuat, semangat mereka untuk terus belajar Al-Qur’an patut menjadi teladan bagi generasi muda.
“MTQ Lansia ini bukan sekadar perlombaan, tetapi peristiwa iman. Ini adalah bukti bahwa cinta kepada Al-Qur’an tidak pernah mengenal kata terlambat,” ujar I Putu Venda, di hadapan para jemaah usai pelaksanaan Salat Tarawih.
Ia menambahkan bahwa aktivitas membaca Al-Qur’an secara ilmiah terbukti mampu menjaga ketenangan batin dan kesehatan mental bagi kaum lansia.
Hingga malam pembukaan, tercatat sebanyak 30 peserta telah mendaftar, yang terdiri dari 13 jemaah pria dan 17 jemaah wanita. Pengurus Masjid Nurul Amri, Endi Aswel, memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah seiring berjalannya lomba yang direncanakan berlangsung hingga Kamis (5/3) tadi malam. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antarsesama jemaah lansia di Kota Padang Panjang. (ak/*)