Home » Reses Ali Muda Diwarnai Keluhan Soal Banjir, Air Bersih, dan Tambang Ilegal

Reses Ali Muda Diwarnai Keluhan Soal Banjir, Air Bersih, dan Tambang Ilegal

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP — Reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Ali Muda, di Jorong Sumpadang Baru, Nagari Padang Metinggi Utara, Kecamatan Rao, Rabu (26/11) menjadi ruang penting bagi warga memetakan persoalan strategis pembangunan nagari.

Tingginya partisipasi masyarakat terlihat dari banyaknya aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Pasaman Harisuddin, Wali Nagari Ahmad Fauzan, tokoh masyarakat, dan unsur lokal lainnya.

Warga menyoroti ancaman ketahanan pangan akibat menyempitnya lahan pertanian. Mereka menyebut banjir dan alih fungsi lahan menjadi kawasan perumahan membuat area tanam kian berkurang, sehingga menurunkan produktivitas pertanian dan menekan ekonomi rumah tangga petani yang bergantung pada sektor tersebut.

Selain itu, masyarakat mengeluhkan kerusakan jaringan pipa air bersih yang terdampak banjir. Kondisi ini membuat pasokan air tidak stabil dan mengganggu kebutuhan harian warga.

Isu lain yang muncul adalah aktivitas penambangan ilegal yang dinilai menyebabkan air sungai keruh dan merusak lingkungan nagari. Warga meminta pemerintah segera bertindak agar kerusakan tidak semakin meluas dan mengancam keberlangsungan sumber daya alam. Aspirasi tambahan mencakup pengaspalan jalan, penyediaan alat pertanian, serta pembangunan irigasi sawah untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperbaiki akses warga.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ali Muda menegaskan bahwa reses menjadi instrumen strategis untuk menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi lapangan. Ia memastikan seluruh masukan masyarakat akan diperjuangkan di tingkat provinsi.

“Semua aspirasi masyarakat akan kami tampung dan nantinya akan diusulkan kepada Pemprov untuk dicarikan solusi terbaik. Kami ingin kebutuhan yang disampaikan berangkat dari data yang jelas, sehingga kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran,” ujar Ali Muda.

Kegiatan reses berlangsung hangat dan interaktif. Warga berharap pertemuan ini memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah provinsi, sehingga persoalan mendesak di sektor pertanian, lingkungan, dan infrastruktur dasar dapat segera ditangani. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?