Rezka Oktoberia Wujudkan 26 Titik Irigasi di Limapuluh Kota dan Payakumbuh

Rezka Oktoberia saat meninjau pembangunan irigasi P3TGAI di Nagari Taeh Baruah, Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA, KP – Kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tak surut meski tak lagi duduk di kursi DPR RI. Melalui perjuangannya, ia berhasil menghadirkan 26 titik irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

Rezka meninjau langsung 11 titik irigasi di Limapuluh Kota. Kehadirannya disambut hangat petani yang merasa terbantu dengan adanya jaringan irigasi baru.

“Alhamdulillah, aspirasi yang kita perjuangkan kembali terwujud. Irigasi ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi penopang utama kehidupan petani,” ujarnya saat berada di Nagari Taeh Baruah, Senin (8/9).

Ia menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat.

“Kursi DPR RI boleh berganti, tapi pengabdian tidak boleh berhenti. Selama diberi kesempatan, saya akan terus memperjuangkan agar lebih banyak program seperti ini hadir di nagari-nagari kita,” ucapnya.

Menurut Staf Khusus Menteri ATR/BPN itu, pembangunan irigasi P3TGAI akan memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendorong kemajuan pertanian di daerah.

Sementara, mantan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menyampaikan apresiasinya atas perjuangan Rezka mewujudkan pembangunan infratsruktur pertanian.

“Meski tidak menjabat anggota DPR RI, Ibu Rezka masih bisa memberikan kontribusi nyata untuk kampung halaman. Kepeduliannya patut diapresiasi,” ujarnya.

Irfendi menilai, Rezka adalah sosok ulet dengan jaringan kuat di pusat, sehingga mampu memperjuangkan kebutuhan daerah. Ia berharap perjuangan tersebut tidak berhenti pada pembangunan irigasi, tetapi juga meluas pada program lain yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. (dst)

Related posts

Pos Ojek dan Lapak PKL di Khatib Sulaiman Dibongkar, Sempat Diwarnai Penolakan

Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Soroti Rp5 Miliar TKD untuk Asrama SMAN 1 Bukittinggi

DPRD Sumbar Bersama Tim Ahli Mulai Kaji RUU Daerah Istimewa Minangkabau