Home » Satpol PP Padang Amankan Minuman Beralkohol Tanpa Izin di Kawasan Veteran

Satpol PP Padang Amankan Minuman Beralkohol Tanpa Izin di Kawasan Veteran

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan sejumlah botol minuman beralkohol dari sebuah warung di kawasan Jalan Veteran, Kecamatan Padang Barat, Minggu (2/11) dini hari. Tindakan ini dilakukan karena pemilik warung tidak mengantongi izin edar resmi.

Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Padang, Rio Ebu Pratama, mengatakan, setiap pelaku usaha yang menjual, mendistribusikan, atau menyajikan minuman beralkohol wajib memiliki izin edar dari pemerintah.

“Izin ini penting untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai hukum dan memiliki legalitas yang sah. Jenis izin yang dibutuhkan tergantung pada bentuk usaha, seperti SIUP-MB (Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol) atau SKPL (Surat Keterangan Penjualan Langsung),” ujar Rio Ebu.

Ia menjelaskan, pemilik warung tersebut melanggar Peraturan Wali Kota Padang (Perwako) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, serta Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

“Pengawasan ini dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait warung yang menjual minuman keras tanpa izin dan menimbulkan gangguan ketertiban umum. Karena pemilik tidak bisa menunjukkan izin, kami amankan sembilan botol minuman beralkohol sebagai barang bukti dan menyerahkannya ke PPNS untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Selain di kawasan Veteran, tim Satpol PP juga melakukan pengawasan ke Batang Arau dan Jalan Niaga, Kecamatan Padang Selatan.

“Fokus pengawasan kami pada lokasi yang sering dilaporkan warga karena diduga menjadi tempat nongkrong muda-mudi hingga dini hari, bahkan ada yang mengonsumsi minuman beralkohol di ruang publik. Ini jelas bertentangan dengan norma yang berlaku di Kota Padang,” tambah Rio Ebu.

Dalam operasi tersebut, petugas menertibkan 28 orang muda-mudi yang sedang berada di lokasi, terdiri atas 25 perempuan dan 3 laki-laki. Seluruhnya dibawa ke PPNS untuk didata dan dimintai keterangan lebih lanjut. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?