Satpol PP Sita Satu Jerigen Minuman Tuak dari Kedai Kopi

PERSONEL Satpol PP Kota Padang tengah mengamankan satu jerigen minuman tuak di salah satu kedai kopi di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (22/3) dini hari.

PADANG, KP – Satu jerigen minuman fermentasi jenis tuak diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang dari dalam salah satu kedai kopi yang berada di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (22/3) dini hari.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Padang, Rozaldi Rosman mengatakan kedatangannya ke warung tersebut berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah ulah pemilik warung yang menyediakan minuman tuak suling.

“Jika tidak kita sikapi, tentu bisa memicu terjadinya gangguan trantibum di lokasi nantinya.  Saat kita datangi warung tersebut dan melakukan audiensi serta pengawasan, kita dapati Minol berjenis tuak kurang lebih satu jerigen dan kita bawa ke Mako sebagai barang bukti,” ujar Rozaldi.

Ia menambahkan, barang bukti minuman tuak tersebut telah diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Padang, untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut, selain itu, Satpol PP juga terlihat memberikan surat panggilan ke pada pemilik untuk menghadap PPNS.

Ditempat yang berbeda, Kasat Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra sangat menyayangkan atas temuan tersebut.

“Kita sangat menyayangkan atas temuan tersebut, apalagi berjualan di saat bulan Ramadan,” tambah Chandra.

Chandra sangat berterima kasih kepada masyarakat sekitar yang sudah sangat peduli dalam melakukan pengawasan di tempat tinggalnya.

“Kita sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar akan keamanan, kenyamanan lingkungan mereka selama bulan suci Ramadan dan saya juga mengajak masyarakat semua untuk ikut bersama-sama dalam menjaga Trantibum di tempat tinggal kita masing-masing,” pungkasnya. (ip)

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah