Home » Sepanjang 2023, Terjadi 70 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Sepanjang 2023, Terjadi 70 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Suwirpen Suib membuka Seminar Sehari Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Berbasis Masyarakat angkatan XI di Aula BKOM, Rabu (13/12).

Suwirpen Suib menyampaikan harapannya agar kekerasan terhadap anak di Kota Padang dapat menurun secara signifikan melalui program tersebut.

Wakil Ketua DPRD Sumbar mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak masih tinggi dan sangat kompleks. Anak sebagai generasi penerus seharusnya mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak-haknya.

Suwirpen Suib mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kasus kekerasan terhadap anak agar dapat ditangani secara tepat.

“Jadi kalau ada terdapat kekerasan terhadap anak, jangan ragu untuk melaporkan guna penanganan yang terukur,” ujarnya.

Menurut data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Padang, terdapat 70 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak Januari hingga September 2023.

Dari jumlah tersebut, 52 kasus menimpa anak dan 18 kasus kekerasan terhadap perempuan. Suwirpen Suib menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam upaya perlindungan, dan sinergi lembaga di tingkat kelurahan juga sangat diperlukan.

Kepala Dinas DP3AP2KB Sumbar, melalui Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Anak, Rosmadeli, menambahkan bahwa perlindungan terhadap korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak, harus melibatkan berbagai pihak. Upaya perlindungan ini tidak hanya tugas DP3AP2KB, melainkan juga tanggung jawab keluarga dan kerjasama berbagai lembaga di tingkat kelurahan. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?