SIDANG Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Solok ke-111 berlangsung khidmat, di ruangan pertemuan DPRD Kabupaten Solok, Sabtu (20/4). Sidang Paripurna Istimewa ini dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra didampingi Wakil Ketua Ivony Munir dan Mulyadi, serta dihadiri seluruh anggota DPRD Kabupaten Solok.
Pada mimbar kehormatan nampak Bupati Solok Epyardi Asda, Wakil Bupati Jon Firman Pandu, Sekda Medison, Sekwan Zaitul Ikhlas, dan seluruh kepala OPD se-Kabupaten Solok. Hadir juga unsur forkopimda, perwakilan BUMN dan BUMD, undangan dari berbagai kabupaten/kota, tokoh masyarakat dan hadirin lainnya. Turut hadir undangan istimewa Walikota Padang Hendri Septa yang sama-sama dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Bupati Solok Epyardi Asda.
Ada sedikit berbeda peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok kali ini, yaitu tanpa rangkaian lomba seperti tahun-tahun sebelumnya. Demikian pula pelaksanaan paripurna tidak bertepatan dengan tanggal kelahiran Kabupaten Solok yakni 9 April. Sebab, tanggal itu bertepatan dengan puasa terakhir Ramadan sehingga Paripurna Istimewa diadakan pada 20 April 2024 selepas libur panjang lebaran.
Ketua DPRD Dodi Hendra mengucapkan terimakasih kepada nupati dan wakil bupati serta para tamu undangan lainnya yang hadir di sidang paripurna. “Kabupaten Solok terbentuk pertama kali pada 9 April 1913 dan tahun ini Kabupaten Solok berumur 111 tahun. Mudah-mudahan kegiatan yang kita lakukan saat sekarang ini bisa menjadi sarana untuk mewujudkan Kabupaten Solok yang semakin maju dan berkembang ,” ujarnya.
Bupati Solok Epyardi Asda mengucapkan terimakasih kepada panitia hari jadi yang sudah melaksanakan kegiatan dalam memperingati HJKKabupaten Solok yang ke-111.
“Pada hari ini Kabupaten Solok sudah berumur 111 tahun, mudah-mudahan dengan umur yang dewasa ini Kabupaten Solok ke depannya semakin maju lagi hendaknya. Saya berharap kepada pemangku jabatan dapat melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing. Sebagai eksekutif kami serius untuk mendengarkan apa apa saja kebutuhan rakyat karena kami menganut prinsip anggaran berbasis kebutuhan rakyat. Eksekutif dan legislatif harus seiring sejalan demi terciptanya suasanya kedamaian sehingga apa yang dicita-citakan ‘mambangkik batang tarandam’ menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat akan terwujud. Kami yakin bersama kita pasti bisa,” kata Bupati Epyardi Asda. *