Silaturahmi Perantau Minang di Jakarta Himpun Donasi Rp1 Miliar untuk Korban Bencana

Acara silaturahmi organisasi perantau Minang, di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu malam (10/1).

JAKARTA, KP — Kepedulian perantau Minangkabau terhadap kampung halaman kembali teruji di tengah masa sulit. Dalam sebuah acara silaturahmi yang digelar di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu malam (10/1), para perantau bersama organisasi masyarakat Minang, lembaga filantropi, dan NGO berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1 miliar untuk membantu warga Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan rasa harunya atas gerak cepat para perantau. Baginya, hubungan antara perantau dan ranah (kampung halaman) merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, terutama saat Sumbar sedang diuji oleh bencana besar yang melanda 16 kabupaten/kota.

“Bagi masyarakat Minang, perantau dan ranah adalah satu kesatuan. Ketika kampung halaman sedang diuji, kepedulian dunsanak perantau menjadi kekuatan tersendiri. Alhamdulillah, malam ini berhasil terkumpul donasi sebesar Rp1 miliar untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Mahyeldi dengan penuh apresiasi.

Gubernur memaparkan bahwa skala kerusakan akibat bencana kali ini sangat masif, di mana taksiran nilai kerusakan mencapai lebih dari Rp15,6 triliun dan kerugian ekonomi sekitar Rp17,9 triliun. Meskipun pemerintah telah mengajukan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) ke BNPB dengan kebutuhan dana pemulihan mencapai Rp22,6 triliun, bantuan langsung dari masyarakat dan perantau sangat dibutuhkan untuk meringankan beban sosial warga di lapangan.

Kepedulian ini dinilai menjadi penguat moril bagi warga terdampak, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadan yang sudah di depan mata.

Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Sumbar terus berkomitmen memastikan penanganan berjalan optimal, namun sinergi gotong royong dengan para perantau tetap menjadi kunci utama percepatan pemulihan ekonomi dan mental masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian para perantau, para dermawan, serta lembaga-lembaga sosial. Bantuan dan doa dari dunsanak semua menjadi penguat moril bagi masyarakat, terlebih saat ini akan memasuki bulan suci Ramadan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar, mulai dari Kalaksa BPBD Era Sukmamunaf hingga jajaran Kepala Dinas terkait lainnya.

Dana yang terkumpul tersebut nantinya akan disalurkan melalui mekanisme yang transparan untuk memastikan bantuan sampai kepada pihak-pihak yang paling membutuhkan di daerah terdampak. (mas)

 

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang