PADANG PARIAMAN, KP – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Pariaman menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJK) Padang Pariaman ke-193 sekaligus menjadi momentum refleksi dan kebangkitan daerah pascabencana menuju Padang Pariaman yang tangguh dan bermartabat.
Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi membuka rapat paripurna secara resmi, Minggu (11/1) di gedung DPRD setempat. Kegiatan itu dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumatera Barat Firdaus Firman, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, anggota DPRD, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Aprinaldi menegaskan peringatan hari jadi daerah tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan. “Hari jadi adalah tonggak sejarah dan identitas daerah. Momentum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang berkualitas dan pelayanan publik yang semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Duski Samad menyampaikan dukungan moral kepada pemerintah daerah. Ia mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda, serta berharap adanya dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan kembali Padang Pariaman pascabencana.
Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video “Padang Pariaman: Salayang Pandang” yang menampilkan sejarah singkat, potensi daerah, serta tantangan pembangunan ke depan.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Ia menyebutkan, selama sekitar satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, pemerintah daerah berupaya merespons persoalan warga secara nyata. “Kami berupaya membangun pemerintahan yang responsif, mendengar langsung keluhan warga, dan menghadirkan solusi konkret atas persoalan daerah,” katanya.
Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi fiskal nasional, John Kenedy Azis menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan. Mengusung tema HJK ke-193, “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh dan Bermartabat”, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera bangkit. “Kita tidak boleh berlama-lama dalam kondisi sulit. Saatnya bergerak cepat, memperkuat gotong royong, dan membangun ketangguhan daerah agar Padang Pariaman bangkit lebih kuat dan bermartabat,” tegasnya.
Sementara itu, sambutan Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan Firdaus Firman menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, peringatan hari jadi menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Padang Pariaman dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Usai kegiatan, Bupati Padang Pariaman menyerahkan penghargaan kepada lebih dari 600 relawan bencana sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka membantu masyarakat pascabencana. (war)