John Kenedy Azis Kandidat Kuat Penerima Piala Abiyakta PWI

John Kenedy Azis

PADANG PARIAMAN, KP — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis kian menguat sebagai kandidat penerima Piala Abiyakta dalam Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang rencananya akan diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Peluang tersebut mengemuka setelah ia mempresentasikan program unggulan bertajuk Penguatan Keragaman Ekspresi Budaya dan Interaksi Budaya Inklusif di Kabupaten Padang Pariaman melalui Gerakan 100 Festival dalam forum penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (9/1) lalu.

Dalam pemaparannya, John Kenedy Azis menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berakar kuat pada sejarah serta identitas lokal.

Menurutnya, budaya tidak semata menjadi romantisme masa lalu, melainkan fondasi sosial dan ekonomi untuk masa depan. Ia menekankan bahwa modernisasi tidak boleh memutus ingatan kolektif masyarakat. Pembangunan teknologi, kata dia, harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai budaya nagari agar jati diri daerah tetap terjaga.

Gerakan 100 Festival dirancang sebagai instrumen strategis untuk menggerakkan ekosistem seni sekaligus ekonomi kerakyatan. Setiap event budaya tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga membuka peluang usaha bagi UMKM, pedagang kecil, dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan demikian, festival berfungsi sebagai penggerak keadilan ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat.

Selain itu, revitalisasi seni tradisional menjadi perhatian utama, di antaranya melalui pengaktifan kembali laga-laga sebagai pusat kreativitas anak nagari, pementasan batajau, serta penguatan sanggar seni guna menjamin regenerasi pelaku seni budaya.

John Kenedy Azis juga memaparkan pengembangan Nagari Creative Hub (NCH) sebagai ruang temu antara tradisi dan teknologi, yang saat ini telah diwujudkan di Nagari Toboh Gadang Barat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Penguatan identitas lokal turut diwujudkan melalui berbagai agenda Gerakan 100 Festival, seperti Festival Padang Pariaman Mauluik Gadang yang diisi dengan Berdikir Sarafal Anam, Sholawat Dulang, Festival Malamang, Festival Bungo Lado, hingga tradisi Makan Bajamba.

Komitmen kepala daerah bersama jajaran organisasi perangkat daerah tersebut dinilai layak memperoleh pengakuan nasional melalui Anugerah Kebudayaan PWI Pusat sebagai bentuk kepemimpinan yang menempatkan seni dan budaya sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Dalam forum penilaian yang digelar di Aula Dewan Pers Jakarta, Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman Zahirman turut hadir mendampingi secara langsung. (war)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang