TANAH DATAR, KP — Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menghadiri Tabligh Akbar dan doa bersama yang digelar Ikatan Keluarga Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto (IKAPPABASKO) Jabodetabek di Masjid Agung At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (11/1).
Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah Buya H. Ristawardi Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh. Selain sebagai ajang silaturahmi perantau, acara ini menjadi momentum doa bersama bagi warga Padang Panjang, Batipuh, X Koto, dan Batipuh Selatan Tanah Datar yang terdampak bencana galodo.
Kehadiran kedua kepala daerah itu disambut Ketua IKAPPABASKO Jabodetabek, pengurus, serta para perantau dari Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto.
Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada perantau, khususnya IKAPPABASKO Jabodetabek, atas kepedulian dan empati terhadap masyarakat di kampung halaman yang tertimpa musibah. “Terima kasih kepada para perantau yang telah menunjukkan kepedulian dan empati kepada warga kami yang terdampak bencana,” ujar Eka Putra.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah penanganan bencana galodo dan kini memasuki masa transisi tanggap darurat. Koordinasi juga telah dilakukan dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
“Insya Allah dalam waktu dekat akan dibangun Sabo Dam di wilayah X Koto dan Malalo. Semoga usulan dan janji pemerintah pusat dapat segera direalisasikan,” katanya.
Eka Putra menambahkan, curah hujan yang masih tinggi menyebabkan satu titik dengan debit air besar masih meluap ke badan jalan di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan. Kondisi tersebut telah dilaporkan ke pemerintah provinsi dan direncanakan akan ditangani dengan pembangunan jembatan armco.
Sementara itu, Ketua IKAPPABASKO Jabodetabek Chairul Alfi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Tanah Datar dan Wali Kota Padang Panjang dalam kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih atas kehadiran Bupati Tanah Datar dan Wali Kota Padang Panjang. Kami mendoakan agar Tanah Datar dan Padang Panjang segera pulih pascabencana galodo,” ujar Chairul.
Ia mengungkapkan, IKAPPABASKO yang berdiri sejak 1962 telah menyalurkan kepedulian kepada korban banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar dengan menggalang bantuan sebesar Rp170 juta yang telah diserahkan langsung kepada warga terdampak.
Kegiatan tabligh akbar ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Buya H. Ristawardi Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh. (yon)