Sutera Kenalkan ‘Kompasnagari’ sebagai Wadah Literasi Digital Warga

PESISIR SELATAN, KP — Kecamatan Sutera menjadi salah satu peserta yang menonjol pada Festival Literasi Daerah Pesisir Selatan 2025 dengan menampilkan inovasi literasi digital berbasis komunitas. Pada kegiatan yang berlangsung Kamis (6/11), Kecamatan Sutera memperkenalkan platform kompasnagari.kim.id sebagai pusat informasi dan ruang belajar digital bagi warga.

Camat Sutera Dailipal mengatakan, penguatan literasi digital kini tengah berlangsung di sejumlah nagari, dengan Nagari Amping Parak menjadi pelopor melalui pengelolaan mandiri situs kompasnagari.kim.id. Ia menilai keberadaan platform tersebut menjadi tonggak penting dalam menyediakan akses literasi yang mudah dan inklusif.

“Pengelola kompasnagari.kim.id sudah memiliki kecakapan menggunakan perangkat digital dan jaringan internet. Mereka mampu menemukan, menyebarkan, dan memanfaatkan informasi secara sehat dan bertanggung jawab,” ujar Dailipal.

Situs kompasnagari.kim.id kini menjadi rujukan utama warga Sutera, baik di kampung maupun di perantauan. Beragam informasi lokal, agenda masyarakat, hingga artikel literasi digital terus diperbarui sehingga memudahkan warga mendapatkan informasi yang valid.

Kemampuan pengelola membedakan informasi benar dan hoaks turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap platform tersebut.

Selain menjadi sumber informasi, situs ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi digital. Pengelola rutin menggelar pelatihan penulisan berita, pengambilan foto dan video, serta pengelolaan konten positif. Kegiatan itu diikuti pelajar hingga perangkat nagari untuk memperkuat budaya literasi digital di tingkat lokal.

Gerakan ini mendapat dukungan pemerintah nagari melalui penyediaan akses internet gratis, perlengkapan liputan, dan ruang sekretariat di Komplek Konservasi Penyu Amping Parak. Lokasi tersebut kini difungsikan sebagai Pusat Literasi Digital Kecamatan Sutera.

Menurut Dailipal, keberadaan pusat literasi digital itu memperkuat posisi Amping Parak sebagai nagari yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia berharap inisiatif serupa dapat diikuti nagari lain sehingga penguatan literasi digital dapat berkembang merata.

Festival Literasi Daerah Pesisir Selatan 2025 menjadi ajang bagi kecamatan untuk menampilkan inovasi literasi mereka, mulai dari karya tulis hingga produk digital. Melalui kompasnagari.kim.id, Kecamatan Sutera menunjukkan bahwa transformasi digital telah berjalan dan menjadi gerakan nyata di tingkat nagari. (don)

Related posts

312 Mahasiswa UNES Diterjunkan Verifikasi Padang Rancak Award

Kapolda Sumbar Resmikan Fasilitas Polresta Padang, Pemko Perkuat Sinergi Kamtibmas

Target 600 Dapur, Realisasi MBG Sumbar Masih Tertinggal