PADANG, KP – Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, mengajukan usulan pendirian Sekolah Garuda di Ranah Minang. Usulan ini disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (KemendiktiSaintek).
Pengajuan resmi ke Kemendiktisaintek sudah dikirim sebelumnya. Usulan pendirian Sekolah Garuda ini disampaikan kembali oleh Wagub Vasko Ruseimy secara langsung kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto melalui percakapan virtual pada Jumat (16/5).
“Pak Menteri, kami mohon Sumbar dapat dimasukkan ke dalam program Sekolah Garuda. Kami sudah mengirimkan pengajuan resmi ke Kemendiktisaintek,” kata Wagub Vasko Ruseimy dari Padang.
Dalam dialog virtual itu, Vasko berharap Menteri Brian Yuliarto mengabulkan permintaan pendirian Sekolah Garuda. Ia meyakini fasilitas pendidikan unggulan tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumbar.
Pada kesempatan itu, Wagub Vasko Ruseimy juga memaparkan tiga opsi lokasi yang diajukan sebagai tempat pendirian Sekolah Garuda di Sumbar. Ketiganya ialah di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Solok.
Menurut Vasko Ruseimy, Ranah Minang memiliki karakteristik yang cocok untuk menjalankan program pendidikan unggulan seperti Sekolah Garuda. Daerah ini dikenal sebagai pencetak atau tempat lahirnya banyak pemikir bangsa.
“Kami membutuhkan pendidikan yang berkualitas agar anak-anak di sini bisa melanjutkan studi ke luar negeri. Apalagi, masyarakat Sumatera Barat ini memiliki semangat belajar yang tinggi,” kata Vasko Ruseimy.
Sekolah Unggulan Garuda merupakan inisiatif strategis Kemendiktisaintek yang dirancang khusus untuk mengakomodasi siswa dengan kecerdasan istimewa. Program ini bertujuan menyiapkan anak didik agar mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia.
Kemendiktisaintek berencana mengimplementasikan program ini di berbagai wilayah Indonesia dengan fokus pada pengembangan siswa berprestasi. Sekolah Garuda akan menerapkan kurikulum khusus yang berbeda dari SMA reguler. Kurikulum ini akan fokus pada pengembangan kemampuan siswa di bidang sains, teknologi, dan penguasaan bahasa asing. (ant)