BUKITTINGGI, KP – Program pembekalan (retret) bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Indonesia resmi ditutup oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (28/2).
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyebut, kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi para pemimpin daerah. Materi yang disampaikan oleh para menteri dan mantan presiden menjadi wawasan penting yang dapat diadaptasi dalam kebijakan di daerah masing-masing.
“Kami mengikuti retret selama delapan hari, dan alhamdulillah bisa menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan. Ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi di antara kepala daerah,” ujar Ramlan.
Ia menjelaskan bahwa dalam program tersebut hadir 40 pembicara, termasuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sejumlah menteri koordinator, dan tokoh nasional lainnya. Retreat ini, menurutnya, selaras dengan Asta Cita serta berbagai program nasional.
“Presiden Prabowo menyampaikan banyak hal yang menjadi motivasi bagi kami dalam menjalankan pemerintahan di daerah,” katanya.
Selain sebagai ajang pembekalan, retreatini juga mempererat koordinasi dan kolaborasi antar-kepala daerah. Forum ini memungkinkan mereka berbagi pengalaman, mencari solusi atas berbagai tantangan pemerintahan, serta memperkuat jaringan komunikasi untuk pembangunan nasional.
“Dengan manfaat yang diberikan, retreat di Akmil Magelang menjadi wadah strategis bagi kepala daerah untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat koordinasi kebijakan, serta membangun ketahanan dalam menghadapi tantangan pemerintahan,” kata Ramlan.
Sesuai jadwal, Wako Ramlan Nurmatias dan Wawako Ibnu Asis akan kembali ke Bukittinggi pada Sabtu (28/2) dan langsung melanjutkan tugas pemerintahan di daerah. (eds)