Home » Warga Kampung Guo Cemas Setiap Hujan Turun Usai Banjir Bandang

Warga Kampung Guo Cemas Setiap Hujan Turun Usai Banjir Bandang

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Warga Kampung Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, kembali diliputi kecemasan setiap kali hujan turun. Kekhawatiran itu muncul setelah banjir bandang dan longsor melanda daerah tersebut pada Kamis (27/11).

Warga setempat, Alizar, mengatakan perasaan takut selalu muncul saat hujan deras mengguyur wilayah mereka, termasuk pada Sabtu hingga Minggu (6–7/12).

“Jelas cemas dan khawatir saat hujan datang,” ujarnya di rumahnya, Senin (8/12), seperti dilansir Tribunpadang.com.

Ia mengungkapkan kecemasan itu semakin kuat karena rumahnya pernah hancur akibat banjir bandang.

“Rumah saya hancur karena banjir bandang pada Kamis (27/11) lalu. Ketika hujan, perasaan cemas kembali muncul, takut terjadi bencana lagi,” katanya.

Sementara itu, warga lainnya, Indah Permata Sari, juga menyampaikan kekhawatiran serupa saat hujan turun dua hari lalu.

“Tentu cemas, karena di sekitar rumah ada bukit yang akan longsor,” ujarnya.

Menurut Indah, potensi longsor itu disampaikan langsung oleh BNPB kepada warga. Pasca banjir bandang, BNPB memeriksa kondisi Kampung Guo dengan kamera drone.

“Berdasarkan pemantauan drone BNPB, ada retakan dari bukit, dikhawatirkan terjadi longsor,” katanya. “Jika bukit itu tidak akan runtuh, mungkin tidak secemas ini,” tambahnya. Ia menambahkan, BNPB juga menyampaikan bahwa kawasan tersebut berada di zona merah. “Kata BNPB ini sudah zona merah, jadi saya juga khawatir tinggal di sekitar daerah ini,” ujarnya. (trb)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?