BUKITTINGGI, KP – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-76 di Sumatera Barat (Sumbar) dilakukan melalui dialog nasional dengan tema “Ketokohan Bung Hatta” yang diselenggarakan di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi.
Dialog ini melibatkan pemateri yang memiliki pemahaman tentang dunia koperasi dengan tujuan untuk menggali pemikiran dan menginspirasi pengembangan koperasi di Sumbar maupun secara nasional.
Melalui dialog ini, diharapkan dapat muncul terobosan dan pemikiran pengembangan koperasi yang profesional di Sumbar.
Pada dialog tersebut, hadir sebagai pembicara Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Pahlevi Pangerang, Ketua Dekopinwil Sumbar, Hendra Irwan Rahim, Rektor Universitas Taman Siswa, Sepris Yonaldi, dan Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Dr. Hidayat.
Pahlevi Pangerang, Wakil Ketua Umum Dekopin, mengungkapkan pentingnya mengubah citra koperasi yang selama ini dianggap kuno dengan meregenerasi koperasi ke kalangan milenial.
Dia menekankan kreativitas dalam pengembangan usaha dan adaptasi terhadap digitalisasi menjadi kunci penting yang harus dimiliki koperasi saat ini.
Pahlevi juga menyebut bahwa Dekopin terus berupaya menjadikan koperasi sebagai sokoguru dan membuktikan bahwa koperasi dapat menjalankan usaha yang menguntungkan.
Melalui dialog ini, Pahlevi berharap dapat disampaikan pesan penting, terutama kepada generasi muda, bahwa Bung Hatta memiliki harapan besar terhadap gerakan koperasi sebagai sokoguru dalam perekonomian bangsa. Dia juga menekankan pentingnya implementasi konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Hendra Irwan Rahim, Ketua Dekopinda Sumbar, mengingatkan bahwa Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi dari Sumbar memberikan inspirasi bagi pengembangan koperasi di wilayah ini. Ia menekankan perlunya peningkatan keberadaan koperasi dan harapannya agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap koperasi dalam pembangunan ekonomi.
Sepris Yonaldi, Rektor Universitas Taman Siswa Padang, menyampaikan hasil survei yang menunjukkan kurangnya minat generasi muda terhadap koperasi. Salah satu alasan adalah karena koperasi masih dianggap sebagai entitas yang dikelola oleh generasi tua dan dijalankan secara konvensional, sehingga kurang menarik bagi mereka.
Yonaldi berharap agar koperasi dapat diintegrasikan kembali ke dalam kurikulum pendidikan untuk menarik minat generasi muda. Pemahaman tentang koperasi sebagai entitas usaha atau bisnis yang relevan bagi masyarakat harus disosialisasikan. Dia juga menekankan bahwa koperasi perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam penerapan teknologi digital, dan dapat menjadi pengembang usaha yang sukses.
Hidayat, Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, menyoroti karakteristik Bung Hatta yang patut dijadikan teladan. Bung Hatta dikenal memiliki disiplin, keagamaan, integritas, etika, dan moralitas yang tinggi. Ia juga mencerminkan sederhana, hemat, rajin belajar, dan cinta tanah air, yang patut dicontoh oleh generasi saat ini.
Selain dialog, puluhan mahasiswa, pemuda, dan pelajar yang hadir sebagai peserta menyampaikan deklarasi dukungan terhadap koperasi Indonesia yang diberi nama “Deklarasi Bukittinggi.” Deklarasi tersebut berisi pernyataan sikap pemuda dan pelajar Indonesia untuk menjaga kedaulatan ekonomi bangsa melalui koperasi, siap menghadapi tantangan global dengan menjalankan koperasi secara modern dan berkelanjutan, serta meminta Presiden RI, Joko Widodo, untuk membentuk departemen koperasi secara khusus dan memasukkan kembali pelajaran ekonomi koperasi ke dalam kurikulum pendidikan nasional.
Peringatan Hari Koperasi Nasional di Sumbar juga mencakup kunjungan para peserta ke Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi. Rangkaian peringatan ini akan mencapai puncaknya pada tanggal 23 Juli 2023 dengan kehadiran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Selain itu, pada tanggal 22 Juli 2023, juga akan diadakan jalan sehat di Kota Padang dan temu ramah serta penyerahan penghargaan Dekopin Pusat kepada 68 orang.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, Endrizal, didampingi oleh Kabid Perizinan dan Kelembagaan, Junaidi, menyatakan dialog ini merupakan bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional di Sumbar, yang akan mencapai puncaknya pada 23 Juli 2023 di Auditorium Kampus UNP Padang. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian direncanakan akan hadir pada acara tersebut. (fai)
