Ketua Yayasan Lebah Muda, Nopi Busri, bersama pengurus saat menjual kue buatan warga binaan Divisi UMKM Yayasan Lebah Muda, di depan kantor sekretariat yayasan, di Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
PADANG, KP – Di tengah hiruk-pikuk Kota Padang, secercah harapan bagi warga duafa mulai terajut berkat inisiatif Yayasan Lebah Muda. Yayasan yang berpusat di Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, ini baru saja membentuk divisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didedikasikan untuk membina warga kurang mampu agar lebih mandiri secara ekonomi.
Ketua Yayasan Lebah Muda, Nopi Busri, mengungkapkan bahwa salah satu langkah awal yang dilakukan divisi UMKM ini adalah membantu warga sekitar untuk menjual hasil olahan kue mereka.
“Kami menampung berbagai jenis kue tradisional yang dibuat oleh warga, lalu menjualnya kepada masyarakat. Harga kue bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp5.000,” ujar Nopi, Minggu (22/12/2024).
Yang menarik, para pembuat kue ini juga berasal dari kalangan kurang mampu yang tinggal di sekitar Kecamatan Koto Tangah. Mereka dengan semangat mengantar kue-kue tersebut ke sekretariat Yayasan Lebah Muda setiap pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.
“Hasil penjualan kue ini sebagian disisihkan untuk membantu anak yatim dan warga duafa lainnya,” ucap pegiat sosial ini.
Menurut Nopi, langkah ini diharapkan mampu menjadi pendorong kemandirian ekonomi bagi warga kurang mampu.
“Kami ingin mereka tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha mereka sendiri. Ini juga menjadi salah satu cara kami untuk menggerakkan sektor UMKM di Padang,” tambahnya.
Menurutnya, langkah sederhana namun penuh makna ini telah memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga duafa di sekitar Pasir Nan Tigo.
Semangat gotong-royong dan solidaritas yang ditunjukkan Yayasan Lebah Muda menjadi contoh bagaimana komunitas lokal dapat bersatu demi tujuan mulia.
Yayasan Lebah Muda berharap, melalui program ini, tidak hanya kesejahteraan yang terwujud, tetapi juga semangat kemandirian yang terus tumbuh, menjadi inspirasi bagi pihak-pihak lainnya untuk ikut berkontribusi menciptakan perubahan sosial. (ak)
