SOLOK, KP – Pemerintah Kabupaten Solok melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, Jumat (15/9).
Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan inflasi di daerah Kabupaten Solok.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Solok, yang dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, Muhammad Djoni, bersama rombongan, turun langsung ke Pasar Nagari Tanjung Alai untuk memantau perkembangan harga bahan pokok.
Hasil pemantauan harga adalah sebagai berikut: Ketan Putih Rp17.000/kg, Bawang Merah, Rp10.000/kg, Cabai Merah Besar Rp40.000/kg, Bawang Putih Rp32.000/kg, Daging Ayam Rp23.000/kg,
Telur Ayam Rp24.000/kg, Gula Pasir Rp15.000/kg, Minyak Goreng Rp16.000/liter, Tepung Terigu Rp11.000/kg, Udang Rp100.000/kg, Ikan Kembung Rp70.000/kg, Mie Instan Rp3.500/buah, Tempe Rp 15.000/kg, Tahu Rp10.000/kg, Pisang Rp800/buah, Tomat Rp10.000/kg.
Dari hasil survei di lapangan, dapat disimpulkan bahwa harga bahan pokok masih stabil dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Selain itu, Nagari Tanjung Alai juga telah menerima Bantuan Cadang Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak 6.750 kg, yang telah didistribusikan kepada 675 Kartu Keluarga (KK).
Namun, terkait ketersediaan LPG bersubsidi 3 kg di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, masih terbatas, dengan kuota sebanyak 50 tabung per minggu yang diperoleh oleh pangkalan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihak pangkalan sedang berupaya untuk mendapatkan tambahan stok dari daerah lain. (wan)
