Petugas Satpol PP Lumpuh Akibat Retak Tulang Belakang

Mursalim

PADANG, KP – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang Mursalim, menyayangkan tindak kekerasan yang menimpa personelnya usai melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di di sepanjang Jalan Samudera, Pantai Padang, Kamis lalu (22/6). Akibatnya, satu di antara lima personil mengalami cedera yang cukup parah.

“Satu personil mengalami cedera cukup parah, tidak bisa berjalan. Dari hasil pemeriksaan, tulang belakang mengalami retak,” kata Mursalim, kemarin.

Ia menjelaskan, penertiban sudah sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Sebagai penindak perda, berjualan di sekitaran Pantai Padang harus mendapatkan izin terlebih dahulu.

“Upaya mediasi dan sosialisasi sudah sering dilakukan. Personel yang ke lapangan sudah bertindak sesuai aturan, sangat humanis, dan persuasif,” terangnya.

Mursalim mengimbau kepada masyarakat untuk saling kooperatif. Dengan hal tersebut, tentunya dapat mewujudkan suasana yang damai.

“Kita juga berharap masyarakat Kota Padang paham akan hal ini. Baik pemerintah dan masyarakat, tidak bisa serta-merta melakukan segala sesuatu atas kemauannya,” ujarnya.

Untuk menjaga segala sesuatu, menurut Mursalim diperlukan aturan. Dengan hidup berdasarkan aturan, kenyamanan serta keamanan akan tercipta.

“Mari kita jaga Kota Padang, kota ini milik kita bersama,” tuturnya.

Bentrokan antar petugas Satpol PP dengan sejumlah pedagang di kawasan Pantai Padang terjadi Kamis lalu (22/6). Para petugas dilempari dengan batu dan dipukuli saat akan melakukan penyitaan barang dagangan milik pedagang yang masih nekat membuka lapaknya di kawasan terlarang.

Akibatnya, tiga orang petugas mengalami cedera akibat lemparan batu di bagian pinggang sehingga mengalami retak tulang. Sementara, salah satu pedagang mengalami luka di bagian kepala setelah jatuh dari mobil petugas saat akan menyelamatkan barang-barang miliknya.

Para petugas Satpol PP yang terluka segera dilarikan ke RST Ganting untuk mendapatkan perawatan intensif. Kejadian ini juga telah dilaporkan ke Polresta Padang. (mas)

Related posts

Razia Pekat di Payakumbuh: LC, Miras hingga Pasangan Mesum Terjaring

Eksekusi Tanah Ulayat di Limapuluh Kota Ricuh, Warga Histeris, Polisi Terluka

Cinta Segitiga Berujung Maut, Pemuda Tewas Ditusuk di Pesta Rakyat