Siswa SLTA Terlibat Narkoba, BNN Payakumbuh Dorong Tes Urine di Sekolah

M.Febrian Jufril

PAYAKUMBUH, KP – Badan Narkoba Nasional Kota (BNN) Kota Payakumbuh mendorong untuk melakukan tes urine di sekolah-sekolah di wilayah Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, red) sebagai respons atas kasus-kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan siswa.

BNNK menyatakan bahwa kolaborasi dari berbagai pihak sangatlah penting dalam upaya pencegahan. Tindakan preventif ini menjadi hal utama untuk mencegah peserta didik terlibat dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, baik sebagai pengguna, kurir, pengedar, maupun penyalur.

Kepala BNN Kota Payakumbuh, M. Febrian Jufril, mengungkapkan hal ini terkait penangkapan 4 siswa SLTA oleh anggota Phantom Squad Satresnarkoba Polres Payakumbuh. Mereka ditangkap saat hendak mengantar pesanan narkoba jenis ganja kering.

“Upaya pencegahan adalah hal yang esensial. Kami akan memberikan sosialisasi kepada peserta didik mengenai bahaya narkotika dari segi hukum dan kesehatan sehingga mereka memiliki pemahaman yang lebih baik,” ungkapnya di Payakumbuh, kemarin.

Ia menambahkan, dunia pendidikan dan Pemerintah Daerah juga harus meningkatkan peran serta mereka dalam penanggulangan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika.

  1. Jufril menyoroti pentingnya pendeteksian dini dengan melaksanakan tes urine di sekolah-sekolah sebagai bagian dari tindakan preventif.

“Kami mendorong Dinas Pendidikan dan Kacabdin Wilayah IV untuk mendukung sekolah-sekolah dalam tindakan pencegahan dengan melakukan tes urine terhadap siswa,” katanya.

Ia juga menekankan dunia pendidikan memiliki peran krusial dalam membentuk generasi penerus bangsa dan harus memiliki fokus bersama dalam upaya pencegahan di sekolah.

Terpisah Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah IV Sumbar, Syafrudin Abbas, mengungkapkan keprihatinan atas maraknya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan siswa.

Ia berharap guru dan kepala sekolah dapat mencegah perilaku semacam ini dengan memberikan edukasi tentang hukum dan bahaya narkotika, serta memberikan kegiatan ekstrakurikuler dan bimbingan dalam nilai-nilai spiritual.

Sebelumnya, empat siswa SLTA di Luak Limopuluah telah ditangkap oleh Phantom Squad Satresnarkoba Polres Payakumbuh. Tiga di antaranya tertangkap dengan barang bukti 5 paket narkoba jenis ganja kering siap edar. Satu tersangka lagi ditangkap di kawasan Taeh Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dengan belasan paket narkoba jenis ganja kering siap edar. (dst)

Related posts

Wanda Divonis Mati

Tim Gabungan Polres Solok Bakar Pondok Tambang Emas Ilegal di Supayang

Antisipasi Pelangsiran BB, Tim Gabungan Sidak Sejumlah SPBU di Limapuluh Kota