JAKARTA, KP – Perang perebutan tiket laga Indonesia Vs Argentina hari ke-2, Selasa (6/6) berlangsung lebih cepat daripada sebelumnya. Jika pada hari pertama, Senin (5/6) 20 ribu tiket ‘sold out’ dalam waktu 10 menit, pada hari kedua sebanyak 20 ribu tiket ludes terjual hanya dalam waktu 3 menit.
Tiket skuad Garuda Vs Albiceleste yang akan digelar 19 Juni mendatang di GBK, Senayan, dijual secara online melalui platform tiket.com. Calon pembeli dharuskan mengisi data diri serta memilih kategori tiket yang akan dipesan. Namun hanya dalam waktu tiga menit setelah penjualan secara resmi dibuka pukul 11.00 WIB, kolom pembayaran sudah tidak bisa diklik. Artinya, tiket tersebut sudah sold out.
Masih ada satu hari lagi kesempatan untuk mendapatkan tiket laga akbar timnas Indonesia melawan Lionel Messi dan kawan-kawan yang memenangkan Piala Dunia 2022. Rabu (7/6) bakal jadi hari terkahir ‘perang tiket’ laga Indonesia Vs Argentina. Masih ada 20 ribu tiket lagi yang akan dijual PSSI.
Harga tiket terbagi ke dalam beberapa golongan. Kategori 1 Rp600 ribu, kategori 2 Rp1,2 juta, kategori 3 Rp2,5 juta, dan VIP Rp4,25 juta.
Total ada 60 ribu tiket yang dijual PSSI untuk duel Indonesia vs Argentina. Padahal, kapasitas Stadion GBK lebih dari 77 ribu penonton. Lalu, sisa tiket ke mana?
“Memang ada pertanyaan, ke mana sisa tiket? Kan ada sponsor dari swasta, dari tv, dari BUMN,” kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Artinya, sisa tiket akan dijual untuk pihak sponsor tersebut. Erick Thohir memastikan tidak ada tiket gratis. Bahkan untuk pengurus PSSI sekalipun.
Erick Thohir selaku ketum PSSI tidak ingin laga persahabatan hanya sekedar untuk mengatrol ranking FIFA Timnas Indonesia yang kini di urutan 149. Namun juga untuk menambah pengalaman dan mentalitas pemain.
“Ada FIFA Matchday yang memang fokus kepada peningkatan rangking, tetapi juga ada pertandingan yang istilahnya tes nyali dan supaya dilirik dunia,” lanjutnya.
Erick menilai, duel Indonesia melawan Argentina yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/6) sebagai tes nyali. Selain itu, juga sebagai pembuktian kepada dunia internasioal bahwa Indonesia mampu menggelar laga kelas dunia dengan maksimal.
Namun, sebelum bentrok melawan Lionelkk Messi dkk, skuad asuhan Shin Tae-yong akan melawan Palestina. Duel itu rencananya berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (14/6).
Erick mengatakan, tim Merah Putih harus tampil bagus dalam dua laga uji coba itu agar bisa mendapatkan pengalaman dan sekaligus meningkatkan ranking FIFA. Soalnya, Argentina saat ini berada di peringkat pertama FIFA. Sedangkan Palestina berada di posisi ke-93.
“Ranking mereka bagus dibandingkan kita,” tukas Erick. (ilc)
