Korupsi tampaknya makin mengkhawatirkan negeri ini. Bahkan, perilaku korupsi tersebut bisa mengancam ketahanan nasional. Kalau pemberantasan korupsi tak begitu maksimal, bisa jadi akan menghancurkan negeri ini.
Korupsi yang jadi ancaman ketahanan nasional seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Kamis (31/8) sunguh memprihatinkan. Infografis bukti nyata keganasan laporan dugaan korupsi tersebut selama periode semester I tahun 2023 ditampilkan dalam berita tersebut. Seakan-akan daya atau kekuatan menghabiskan korupsi tersebut sudah begitu melemah. Boleh jadi tali pancing untuk menangkap koruptor tersebut makin kendor.
Sudah 78 tahun negeri ini merdeka. Aparat berpangkat tinggi menyebar merata di negeri ini. Jenderal bintang empat hingga PNS Golongan IV dengan pemikirannya yang jenius sangat kita banggakan. Artinya, negeri ini tak pernah kekurangan tokoh-tokoh hebat. Namun, kenapa prilaku korupsi masih terus menggurita yang melibatkan oknum abdi negara, aparatur negara, kalangan legislator, hingga pihak swasta. Kondisinya kian mengkhawatirkan, sehingga Wakil Ketua KPK menganggap korupsi sudah menjadi bahaya laten yang mengancam ketahanan nasional.
Suburnya prilaku korupsi menghinggapi mereka yang memegang amanah membangun negeri ini jelas sangat tidak dikehendaki. Bagaimanapun juga, tukang pancing jangan sampai dilarikan ikan. Semua prilaku yang berlawanan dengan falsfah Pancasila wajib dihabisi di negeri ini, termasuk prilaku korupsi. Apalagi kalau sampai melemahkan ketahanan nasional, maka sudah seharusnya perilaku korupsi dan pelakunya dikikis habis dari bumi pertiwi ini.
Anak-cucu pelanjut mengisi kemerdekaan negeri ini jangan sampai apatis dengan prilaku korupsi yang terus mencengkeram negeri ini. Sejak sebelum bangsa ini merdeka, negeri ini dihuni oleh berbagai generasi. Generasi pertama adalah pejuang kemerdekaan dan generasi kedua adalah pengisi kemerdekaan. Kita tidak ingin muncul generasi ketiga yang hanya sebagai ‘penikmat kemerdekaan’ namun merongrong negeri ini dengan tindak tanduk korupsi. *