PADANG, KP – Seni merupakan salah satu metode yang digunakan para dai dan pengembang agama Islam di Indonesia. Sunan Kalijaga adalah orang pertama kali yang melahirkan berbagai seni untuk pengembangan Islam di Pulau Jawa, seperti wayang dan gamelan. Metode ini terbilang ampuh dalam mengembangkan dakwah Islam. Perpaduan antara sejarah dengan seni membuat nilai-nilai dakwah jadi indah dan menarik.
Hal itulah yang disyiarkan kembali oleh pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MTs Kota Padang dengan menggelar lomba Lagu Sholawat Badar Kreasi antar siswa MTs se-Kota Padang.Kegiatan berbasis seni dan sejarah itu digelar di MTsN 5 Padang, Rabu (13/12).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 5 Padang diwakili Plh. Kepala Ramadanis yang juga Wakil Kurikulum, didampingi Wakahumas Siti Aida.
Ramadanis mengucapkan selamat datang kepada guru-guru SKI MTs se Kota Padang beserta peserta lomba. Ia berharap para tamu yang datang betah dan senang berada di MTsN 5 Padang. “Kami bangga dan senang madrasah kami dipercaya sebagai tuan rumah lomba MGMP SKI Kota Padang,” ujarnya.
Kepada para peserta, ia berpesan bahwa dalam sebuah kompetisi pasti akan berujung pada menang dan kalah, namun janganlah itu jadi tujuan utama. “Jadikanlah perlombaan ini sebagai ajang memperkuat tali silaturrahmi dan ukhuwah di antara kita. Lebih dari itu, untuk memperdalam ilmu, wawasan, dan jiwa seni. Jadikanlah lomba ini sebagai wadah pembelajaran bagi kita semua,” ucapnya.
Sementara, Ketua MGMP SKI MTs Kota Padang Dafrian Tuanku Bandaro menyampaikan, kegiatan ini digelar atas dasar kesepakatan dan azas mufakat pengurus dan anggota MGMP, dengan biaya mandiri. Menurutnya, kegiatan ini erat kaitannya dengan pembelajaran SKI, di mana seni menjadi salah satu metiode pengembangan Islam di nusantara yang dipelopori oleh Sunan Kalijaga.
“Lomba Sholawat Badar ini mengangkat tema ‘Dalami Sejarah dan Cintai Seni untuk Mewujudkan Generasi Islami’. Kompetisi ini diikuti tujuh madrasah negeri dan swasta se-Kota Padang dengan jumlah peserta 3-5 orang dari masing-masing madrasah,” jelasnya.
Dafril melanjutkan, kompetisi ini dinilai oleh dewan juri profesional dan kompeten di bidangnya yaitu Nurkahairat yang merupakan juara bintang qasidah nasional dan juga mantan KDI Indosiar.
Dafril mengucapkan terima kasih kepada kepala dan segenap civitas akademika MTsN 5 Padang yang telah memberikan fasilitas untuk keberlangsungan lomba. Dafril bersama Sri Mirawati selaku sekretaris MGMP dan Ermaneli (bendahara) juga berterimakasih kepada pengurus dan anggota MGMP yang sudah bersinergi dan bekerjasama dalam menyiapkan acara penuh makna itu.
Lomba yang memadukan antara sejarah dengan seni itu berlangsung meriah, gembira, bermakna, menambah wawasan, memperdalam jiwa seni dan penuh keakraban. Berikut hasil penilaian Dewan Juri atau daftar pemenang lomba MGMP SKI MTs Kota Padang tahun 2023:
– Juara 1 MTsN 1 Padang
– Juara 2 MTsN 5 Padang
– Juara 3 MTsN 6 Padang
– Harapan 1 MTsN 7 Padang
– Harapan 2 MTs An-Nur Padang
– Harapan 3 MTsN 3 Padang
– Juara Favorit MTsS TI Batang Kabung.
Para pemenang mendpaat hadiah berupa sertifikat, trofi, dan tabanas sebagai reward untuk penyemangat peserta. (ak/*)
